Salah Format, ESDM Tolak Laporan Kemajuan Pembangunan Smelter Freeport

21800
Pembangunan Smelter Lambat, ESDM Pertimbangkan Cabut Izin Freport
Foto : bangsaonline.com

indoPetroNews- Laporan kemajuan pembangunan fasilitas pengelolaan dan pemurnian mineral (smelter) PT. Freeport Indonesia ditolak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Laporan ini merupakan syarat untuk mendapat rekomendasi ekspor mineral olahan (konsentrat).

“Format yang diberikan salah,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama ESDM, Agung Pribadi, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta (31/1/2018).

Agung menambahkan, laporan tersebut tidak sesuai Keputusan Menteri Nomor 1051 K/30/MEM/2017 tentang standar operasional prosedur dan pedoman evaluasi pemberian rekomendasi persetujuan ekspor mineral logam.

Imbasnya Kementerian ESDM belum dapat memberikan rekomendasi ekspor. Sementara batas waktu izin ekspor konsentrat Freeport akan habis pada 17 Februari 2018.

“Laporan sudah dikembalikan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), kita sudah minta untuk diperbaiki,” kata Agung. (Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*