GEM Indonesia Gelar RailwayTech Indonesia dan IIBT 2018

29600
GEM Gelar RailwayTech Indonesia dan IIBT 2018
istimewa

indoPetroNews- Guna untuk menarik investasi asing di bidang perkeretaapian, PT Global Expo Management (GEM) Indonesia yang bekerjasama dengan MASKA (Masyarakat Perkeretaapian Indonesia) akan kembali menggelar pameran RailwayTech Indonesia 2018 dengan skala dua kali lipat lebih besar dari tahun sebelumnya.

Pada 2017, pameran ini telah diikuti oleh perusahaan besar dari mancanegara: SKF, Leoni, Tedrail, Airblast, MGT, Bombardier, CRRC, Vivotech, Kirow, Harsco, SkyWay Technologies, INKA, LEN, WIKA, ADHI, MRT Jakarta, Barata Indonesia, dan Waskita.

“Melihat antusias peserta tahun lalu, kami berharap RailwayTech Indonesia dapat segera berkontribusi dalam perkembangan transportasi di Indonesia, khususnya LRT (Light Rapid Transit) dan MRT (Mass Rapid Transit),” kata Direktur PT Global Expo Management (GEM Indonesia), Baki Lee, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Proyek LRT Jabodebek merupakan kesempatan bagi industri kereta api nasional untuk menunjukkan daya saingnya dalam penguasaan teknologi termasuk dalam hal riset dan inovasi pengembangan industri berbasis rel.

Untuk pengerjaan LRT yang menghubungan Jakarta – Bogor – Depok – Bekasi ini, PT INKA (Persero) sudah mendapat dukungan keuangan sebesar Rp 4,050 Triliun dari 3 sindikasi perbankan yakni dari PT BNI (Persero) Tbk, PT SMI (Persero) dan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia. “Peluang investasi perkeretaapian di Indonesia sangat besar,” kata Ketua Umum MASKA, Herman Dwiatmoko.

Bersamaan dengan RailwayTech Indonesia, GEM pun menggaet ASKARINDO (Asosisasi Karoseri Indonesia) menyelenggarakan pameran Bus & Truck Indonesia 2018 (IIBT). Pameran ini juga diadakan guna mempertemukan pelaku bisnis Bus, Truk, Logistik dan Infrastruktur agar dapat memberikan informasi terkait perkembangan secara inovasi maupun teknologi dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Selain kereta api kendaraan niaga juga mendapat respon positif dari pemerintah untuk segera dibenahi,” kata Baki.

Pembenahan ini dikarenakan menivngkatnya kebutuhan kendaraan komersial yang mencapai lebih dari 80 ribuarmada, yang ditafsir akan meningkat lagi hingga 5,4 persen di tahun ini.

“Bisa dilihat dari perkembangan moda Bus Rapid Transit (BRT)  yang ditargetkan pemerintah akan melayani di 34 provinsi dengan 3.000 moda transportasi bus,” kata Ketua ASKARINDO, Sommy Lumedjang, pada kesempatan yang sama. Tidak hanya penambahan sarana, prasarana di dalam bus pun ditingkatkan dengan makin banyaknya bis untuk penyandang disabilitas.

Kedua pameran ini merupakan pameran dagang berskala internasional yang berfokus pada industri, teknologi, inovasi, sistem dan jasa komersial pelayanan. GEM Indonesia menargetkan akan mendatangkan 1.100 peserta dari 25 negara dengan jumlah pengunjung lebih dari 35.000.

Acara ini akan digelar bersamaan pada tanggal 22-24 Maret 2018 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Yang tidak kalah penting, di tahun 2019, GEM Indonesia akan mengembangkan sayap bekerja sama dengan Bus World Kortrijk untuk mengadakan Busworld SouthEast Asia 2019 yang akan menjadi trend mode baru dalam dunia transportasi di Indonesia khususnya Bis.

Penandatangan kerjasama ini telah dilakukan dan dimulai sejak pertengahan tahun 2017 silam. Dengan adanya Busworld SouthEast Asia 2019, diharapkan makin banyaknya inovasi hybrid and all-electric bus yang akan diterapkan pemerintah Indonesia demi kemajuan moda transportasi darat. (Sofyan/Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*