Inilah Komitmen KESDM Terkait Bauran Energi dan Kelestarian Lingkungan Hidup

11400
WK Migas Gross Split Migas Diteken
katadata.co.id

indoPetroNews- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) berkomitmen untuk turut menjaga lingkungan hidup dan perubahan iklim. Apa saja bentuk komitmennya?

KESDM terus berupaya meningkatkan bauran energi, khususnya di sektor pembangkit listrik. “Saat ini porsi energi baru terbarukan dalam bauran energi pembangkit listrik lebih dari 12%. Targetnya di tahun 2025 sebesar 23%. Saya ulangi di tahun 2025 target renewable energy khususnya energy mix pembangkit sebesar 23% meningkat dari sekarang yang sebesar 12 persen lebih itu,” ungkap Menteri ESDM, Ignasius Jonan, Rabu (17/1/2018) di Jakarta.

Menteri Jonan meyakini, hal ini bisa dilakukan dalam 8 tahun kedepan terutama pembangunan pembangkit listrik. “Pertama, listrik dari tenaga air atau hidro. Tahun lalu saja yang komitmen sekitar 1.000 MW. Kita lihat ke depan, bisa tidak bertambah 1.000 MW dari PLTA, jawabannya bisa,” tegas Jonan. Tarifnya kata Jonan, juga harus kompetitif, misalnya ada yang dibangun di Jawa kapasitas hanya 0,86 MW, tarifnya pun bisa sudah kompetitif.

“Yang kedua, panas bumi, potensinya besar sekali, menurut studi kedua terbesar setelah Amerika Serikat. Saat ini kapasitas terpasang panas bumi Indonesia sekitar 1,8 GW. Diantaranya, PLTP Sarulla sudah on stream 220 MW dari 2 unit. Bulan Maret 2018 unit-3 akan onstream lagi jadi totalnya 330 MW, nanti diresmikan Bapak Presiden. Mungkin 8 tahun kedepan lebih dari 3.000 MW lagi juga bisa dilakukan,” paparnya.

“Yang ketiga, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Harga (PLTS) makin lama makin kompetitif, teknologinya juga. Approach pertama, kita berikan ke swasta untuk mengembangkan PLTS di lokasi yang ditetapkan Pemerintah. Selain itu kita juga mendorong pemasangan di tempat tempat umum seperti bandara, terminal, ke depannya rumah tangga juga,” katanya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*