Bank-bank AS Turut Dongkrak Harga Minyak

27900
Tim harga minyak KESDM : Harga ICP April Naik
buzznigeria.com

indoPetroNews- Keberadaan dan beroperasinya bank-bank investasi papan atas Amerika Serikat (AS) dan lainnya, seperti Bank of America Merrill Lynch (BofA Merrill Lynch) dan Morgan Stanley, telah mendongkrak forecast harga minyak mereka untuk  2018. Morgan Stanley memperkirakan Brent akan naik ke sekitar $75 per barel di kuartal tiga tahun ini.

Sedangkan menurut BofA Merrill Lynch, seperti dikutip Reuters, Rabu (17/1/2018):
“Kami telah meng-update keseimbangan supply/demand untuk merefleksikan pengetatan yang lebih cepat dibanding ekspektasi di pasar minyak global, karena perbaikan kondisi siklus, dinginnya musim salju, dan tingginya ketaatan OPEC (pada kesepakatan pemangkasan output) lebih dari ekspektasi”.

Oleh karena itu, dia melanjutkan, “Sekarang kami memperkirakan defisit sebesar 430,000 barel per hari (bph) pada 2018 dibanding 100,000 bph di (perkiraan) sebelumnya, dan karenanya, harga Minyak Mentah Brent rata-rata $64 per barel di tahun 2018, (naik dari perkiraan) sebelumnya $56. Proyeksi WTI kami juga naik dari $52 per barel ke $60 per barel untuk alasan yang sama.”

Sebagai catatan, pada  2017, kenaikan harga Minyak terhambat meskipun OPEC sudah menjalankan pemangkasan output, karena produksi minyak AS meroket. Namun, pada awal tahun 2018 ini sejumlah fasilitas produksi minyak di Amerika Utara tengah ditutup sehubungan dengan musim dingin.

Akibatnya, produksi minyak AS kemungkinan gagal mencapai proyeksi 10 juta bph dalam bulan ini, walaupun kemungkinan ambang tersebut bakal ditembus dalam tahun 2018. Alih-alih, produksi minyak negeri Paman Sam untuk periode Januari malah bisa jadi jatuh dari 9.8 juta bph pada bulan Desember ke 9.5 juta bph. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*