eSPeKaPe Tengarai Ada Upaya Membonsai Sejarah Pertamina

13400
eSPeKaPe Tengarai Ada Upaya Membonsai Sejarah Pertamina

indoPetro – Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSPeKaPe) mensinyalir ada upaya untuk membonsai sejarah kelahiran Pertamina, yang digagas Ibnu Sutowo. Bahkan cenderung dilupakan. Padahal tanpa peran Ibnu Sutowo, Pertamina tidak akan pernah ada dan eksis hingga kini.

Demikian diungkapkan Ketua Umum eSPeKaPe Binsar Effendi Hutabarat saat berziarah ke peristirahatan terakhir Letnan Jenderal TNI Prof. DR. H. Ibnu Sutowo, Jumat (12/1/2018) di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata Jakarta Selatan.

Mengatasnamakan eSPeKaPe, Himpana, OP3, maupun FKPPB,  Binsar Effendi Hutabarat, menyatakan,  “Izinkanlah untuk menyampaikan permohonan maafnya atas keterlupaan kami selama ini melalui keluarga besar  Ibnu Sutowo yang bersama-sama kami berziarah di makam beliau ini.”

Mengingat yang terlupa tersebut, lanjut Binsar Effendi baru terkoreksi saat eSPeKaPe bersilaturahmi dengan putranya almarhum, Pontjo Sutowo di Residence 2 Hotel Sultan Senayan pada 12 Desember 2017 lalu. “Ziarah ini dilakukan dalam rangka haul ke-17 tahun Pak Ibnu Sutowo, bukan hanya untuk memperingati melainkan lebih dari itu, yakni untuk mengenangnya,” ungkapnya.

Sedangkan Teddy Syamsuri pendiri  eSPeKaPe meminta  agar para pimpinan pensiunan Pertamina, yakni Saebani sebagai Ketua I Himpana, Samuel Parentean sebagai Ketua Umum OP3 dan D Sembing yang Sekjen FKPPB, tidak keterusan melupakan sejarah Pertamina yang pada dimensi kekinian terasa makin terbonsaikan.

“Baru kali ini kami berziarah. Sebab selama 17 tahun kami terang melupakan nama besar  Ibnu Sutowo sebagai pahlawan minyak sekaligus pendiri dan direktur utama Pertamina yang pertama kalinya,” ungkapnya di depan pihak keluarga Ibnu Sutowo yang juga hadir, masing-masing Nuraini Zaitun Kamarukmi (anak pertama), Endang Utari (anak kedua) dan Sri Hartati Wahyuningsih (anak kelima), yang didampingi sekretaris Pontjo Sutowo, Arijani Setyawati.

Acara ziarah ini diikuti sekitar seratus orang pensiunan Pertamina. Sebagai catatan, Ibnu Sutowo lahir pada 23 September 1914. Ia  meninggal pada 12 Januari 2001 pada usia 87 tahun. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*