60 Badan Usaha Hilir Migas Pertanyakan Keberadaan Pertamini

6200
Pertamini. Foto : Istimewa

indoPetro – Sebanyak 60 badan usaha yang bergerak di hilir minyak dan gas bumi (migas) mempertanyakan beberapa hal terkait regulasi, seperti  penyederhanaan perizinan, trader gas serta kewajiban untuk menggunakan kapal berbendera Indonesia untuk mengangkut bahan bakar. Mereka juga mempertanyakan keberadaan Pertamini yang banyak beroperasi di beberapa wilayah.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi menyelenggarakan coffee morning dengan badan usaha hilir migas di Gedung Migas, Kamis (11/1/2018).

“Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi, mendengarkan masukan serta kendala yang dihadapi badan usaha hilir dalam menjalankan usahanya,” ujar Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Harya Adityawarman.

Dalam kesempatan tersebut, Harya juga menyampaikan update regulasi terkait kegiatan usaha hilir migas.

Disampaikan pula tentang simulasi perizinan yang dilakukan secara online dan akan diberlakukan dalam waktu dekat. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*