Inilah 3 Proyek Strategis Hulu Migas

32200
Menteri Jonan Anggap Cost Recovery Sangat Ketinggalan Zaman
Foto : Istimewa

indoPetroNews- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menetapkan beberapa proyek strategis hulu minyak dan gas bumi (migas) pada 2018. Apa saja dan bagaimana progressnya saat ini?

Ada 3 proyek hulu migas yang dianggap strategis. Pertama, Jangkrik. Lapangan migas ini ditetapkan pada 2002 dan mendapat persetujuan PoD pada 2013. Proyek ini secara resmi diresmikan pada Oktober 2017. “Diprediksi akan menambah produksi migas 100.000 BOEPD,” kata Menteri ESDM, Ignasius Jonan, pada wartawan, Selasa (9/1/2018) di Jakarta.

Sedang proyek lainnya adalah Jambaran Tiung Biru. Proyek ini groundbreaking pada 25 September 2017. “Kita harapkan COD awal 2021. Total investasinya mencapai USD 1.5 Miliar,” lanjutnya. Produksi gasnya 217 MMSCFD (172 MMSCFD untuk dijual dan 45 MMSCFD untuk operasional.

Sedang proyek terakhir adalah Masela. Proyek ini ditetapkan pada 1998. Pengembangan fasilitas produksi dilakukan dengan skema darat (onshore) dan kawasan industri petrokimia.

“Saat ini proses persiapan pre  FEED, menganalisa best option terkait jenis dan kapasitas produksi,” katanya. Biaya investasi dan keekonomian serta jadwal project (revisi PoD I). (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*