Korsel Sita Kapal Minyak Cina

44400
Aksi Penyelundupan Minyak Hancurkan Struktur Negara Libya
Foto : inilah.com

indoPetroNews- Korea Selatan (Korsel) beberapa waktu lalu menyita dua kapal pengangkut minyak berbendera Panama dan Hong Kong yang bergerak menuju Korea Utara, karena dituduh memasok minyak untuk Pyongyang. Demikian disinyalir Islamic Republic News Agency (IRNA), Rabu (3/1/2018).

Menurut keterangan sejumlah sumber media di Amerika Serikat, kapal tanker itu mengangkut minyak untuk Korea Utara dan hal ini dianggap melanggar aturan sanksi Dewan Keamanan PBB yang dijatuhkan kepada negara tersebut.

Pemerintah Korea Selatan mengklaim kapal tanker yang disita pihaknya dan diduga melanggar aturan sanksi DK PBB terhadap Korea Utara itu adalah milik Cina.

Dua pekan silam otoritas Korea Selatan menyita sebuah kapal berbendera Panama, KOTI yang berbobot 5.100 ton. Menurut keterangan media Amerika, kapal itu milik perusahaan pelayaran Cina, Dalian Ocean Shipping Company.

Sementara satu kapal lainnya yang baru-baru ini disita Korea Selatan bernama, Lighthouse Winmore, mengangkut 600 ton minyak olahan untuk Korea Utara. Sumber media Amerika mengklaim, pemilik Lighthouse Winmore, adalah Lighthouse Ship Management, yang berkantor pusat di kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, Cina.

Pihak Beijing membantah laporan media Amerika terkait hal ini dan mengatakan, sanksi atas Korea Utara diberlakukan berdasarkan resolusi DK PBB.

Hua Chunying, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina mengaku tidak tahu menahu ihwal masalah ini dan harus jelas kapal yang mana dan apakah telah melanggar aturan sanksi DK PBB atau tidak. “Beijing serius mematuhi aturan sanksi PBB terhadap Korea Utara,” katanya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*