Pertamina dan PLN Wajib Bayar Pajak Sebelum Piutang Dilunasi Kemenkeu

22600
Pertamina dan PLN Wajib Bayar Pajak Sebelum Piutang Dilunasi Kemenkeu
Foto : katadata.com

indoPetroNews- Kementerian Keuangan berjanji akan segera melunasi utang pemerintah PT. Pertamina (Persero) dan PT. PLN (Persero) di akhir 2017, setelah pajak kedua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) energi tersebut dihitung dan dibayar.

Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, menyampaikan pihaknya akan menghitung pajak kedua perusahaan sebelum pelunasan utang pemerintah atas subsidi. Sehingga utang yang dibayar nantinya sudah terpotong tunggakan pajak.

“Jadi Pertamina nanti kami akan hitung utang pajak, subsidinya, nanti kita lihat. PLN minggu-minggu ini juga akan kami lakukan penghitungan,” katanya.

Menurutnya, ini menjadi cara pemerintah tidak hanya membersihkan utang kedua BUMN tersebut, tetapi juga membersihkan tunggakan pajak perusahaan.

“Langkah ini agar secara cashflow sehat, tidak ada masalah,” katanya, di Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Disebutkan Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik, pemerintah memiliki utang ke Pertamina atas subsidi BBM dan Elpiji yang telah disalurkan sebesar Rp 40 triliun, kemudian sebagian telah dibayarkan Rp 5,‎5 triliun.

“Dulu tagihan kita Rp 40 (triliun). TNI Sudah dibayar Rp 5,5 triliun. kita berharap mungkin kalau enggak akhir tahun ini awal tahun depan sisanya,” kata Massa.

Direktur Utama PLN, Sofyan Basir melanjutkan, PLN memiliki piutang ke pemerintah lebih dari Rp 10 triliun, atas subsidi listrik yang disalurkan sepanjang 2016 sampai 2017. Rencananya utang pemerintah tersebut akan dibayar akhir tahun ini. (Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*