Stok BBM Minim, TNI Mampu Perang Hanya 20 Hari

44800
Stok BBM Minim, TNI Mampu Perang Hanya 20 Hari

indoPetroNews- Seandainya terjadi perang di Indonesia, maka para tentara  hanya mampu melakukan aksi pertempuran di medan laga tidak lebih selama  20 hari. Mengapa?

“Karena stok BBM untuk berperang tidak sampai 20 hari.
Ini peringatan bagi kita,” Gatot Nurmantyo, mantan Panglima TNI dalam acara Saresehan Nasional yang digagas oleh Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) bertajuk Pertamina Milik Siapa dan Mau Dibawa Kemana? pada Selasa (19/12/2017) di Kantor Pusat Pertamina Lantai M Jl. Medan Merdeka Timur No. 1A Gambir Jakarta Pusat. Apalagi produksi minyqk nasional juga sedang turun.

Oleh karena itu, dia berharap agar ada dorongan untuk beinvestasi. “Investasi besar-besaran harus dilakukan agar industri hulu minyak tumbuh,” katanya.

Lebih jauh Gatot menyampaikan bahwa aspek lain untuk menumbuhkembangkan industri hulu minyak terletak pada Undang-undang (UU) Minyak dan Gas Bumi (Migas). “Sayangnya UU Migas No. 22 Tahun 2001 juga tidak berpihak pada Perusahaan Migas Nasional,” katanya sembari mengimbuhkan pihak kementerian jangan memusuhi pertamina. “Kalau Pertamina tidak benar, copot saja Dirutnya. Jangan Pertaminanya yang dimusuhi,” ujar Gatot.

Dia juga menyatakan bahwa selayaknya menggunakan kacamata yang sama untuk melihat Pertamina. “Dengan cara inilah kita bisa memajukan sektor energi sekaligus  menyelamatkan bangsa dari krisis energi sehingga anak cucu kita pun masih dapat warisan energi,” katanya seraya menambahkan bahwa energi fosil diprediksi akan habis pada 2043.

Hal lain yang disampaikan Gatot adalah terkait perang yang sebenarnya bila ditelisik lebih jauh diakibatkan oleh persoalan energi. “70% perang di dunia karena energi bukan lantaran ideologi,” katanya.

Gatot pun mengutip pernyataan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, ketika baru dilantik. “Seandainya kita menguasaai kilang-kilang di Syiria maka ISIS tidak akan ada,” katanya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*