SKK Migas Perbaharui  Kinerja dan Tingkatkan Produksi

9700
Gross Split Tidak Buat Investor Takut
Foto : istimewa

indoPetroNews- Untuk meningkatkan kinerja pada tahun depan, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengeluarkan format Key Performace Indicator (KPI). Apa saja poin-poinnya?

Ada beberapa sasaran kinerja yang menjadi fokus perhatiannya, yaitu:
Pertama, penahanan laju produksi. KPI nya adalah rata-rata decline rate produksi minyak nasional sekitar 5%. Sedang bobotnya 10%.

Kedua, peningkatan cadangan minyak dan gas bumi (migas). KPI nya adalah pencapaian Reserve Replacement Ratio pada 2018 untuk migas 100%. Sedang bobotnya 10%.

Ketiga, pencapaian target lifting migas. KPI nya adalah sebagai berikut, yaitu realisasi lifting minyak 800 MBOPD. Hal ini sesuai dengan APBN 2018 sebesar 800 MBOPD. Selain itu, realisasi lifting gas 6.720 MMSCFD. Hal ini sesuai dengan APBN 2018 6.720 MMSCFD. Sementara realisasi lifting migas 2000 MBOEPD.

Keempat, pengendalian atas cost recovery. KPI nya adalah realisasi cost recovery USD 10.09 miliar. Bobotnya sekitar 12.5%.

Kelima, realisasi penerimaan negara. KPI nya adalah USD 11.90 miliar. Bobotnya sekitar 12.5%

Keenam, perbaikan tata kelola. KPI nya adalah laporan keuangan SKK Migas 2017 mendapat status Wajar Tanpa Modifikasi. Bobotnya 5%. Selain itu juga implementasi ISO 37001 tersertifikasi. Bobotnya sekitar 5%. Hal lainnya adalah penyelesaian laporan keuangan gabungan KKKS for online. Bobotnya 5%. Aspek lainnya adalah optimalisasi manajemen inventori. Bobotnya 5% dan implementasi e-catalogue dengan bobot 5%.

Menurut Amien Sunaryadi, Kepala SKK Migas, setiap aspek harus dipenuhi agar target kerja terpenuhi. “Agar dapat mencapai target yang dibebankan ke kita. Seperti dimanatkan oleh APBN,” kata Amien, dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja (Raker) SKK Migas, Kamis (7/12/2017) di Jakarta.

Pihak SKK Migas, ungkap Amien, tetap berupaya untuk menaikkan produksi migas nasional, sehingga bisa mengurangi impor migas.

Karena itu, ia berharap kepada semua jajarannya, harus memperbaiki core businessnya.

“Semua harus bisa bertanggungjawab dengan pekerjaannya. Silakan sesuaikan dengan professional adjustment. Saya akan dukung,” tandas Amien seraya mengimbuhkan untuk dapat bekerja lebih baik, bekerja lebih cepat serta lebih efisien. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*