Indonesia Perlu Belajar Energi Tenaga Bayu dari Denmark

12700
KESDM Genjot Pengembangan Energi Bayu
Foto : ekonomi.com

indoPetroNews- Indonesia perlu menimba ilmu soal Energi Baru Terbarukan (EBT) pada Denmark. Pasalnya, EBT, khususnya energi jual listrik tenaga bayu atau angin sangat murah.

Fakta ini dikisahkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. Bahkan mantan Menteri Perhubungan ini juga sempat bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Denmark H.E. Lars Lokke Rasmussen.

Menurut Jonan, harga jual listrik dari tenaga angin di Denmark bisa berada di bawah US$ 4 sen per kWh jika berada di darat dan di bawah US$ 6 sen per kWh jika dibangun di tengah laut.

Wind power on shore di Denmark itu tarifnya di bawah US$ 4 sen per kWh. Kalau off shore tengah laut atau di perairan di bawah US$ 6 sen per kWh di Denmark,” kata Jonan, Rabu (29/11/2017) di   Jakarta. Tarif listrik renewable energy bukan hanya bisa kompetisi dengan fosil, tapi bisa lebih murah atau lebih kompetitif di bawah US$ 4 sen on shore.

Jonan meyakini tarif listrik dari tenaga angin atau energi baru terbarukan (EBT) bisa semakin murah. PLTB Sidrap 70 MW di Sulawesi Selatan misalnya saat penandatanganan jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dipatok US$ 11 sen per kWh, kini harga jualnya diminta jauh lebih murah. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*