Forum Stakeholder Migas Jatim: Komit Tingkatkan Produksi Blok Ketapang

33200
Forum Stakeholder Migas Jatim: Komit Tingkatkan Produksi Blok Ketapang
istimewa

indoPetroNews- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama Petronas Carigali (PC) Ketapang II Ltd, menyelenggarakan kegiatan silaturahim bersama stakeholders (para pemangku kepentingan) Jawa Timur pada Selasa (28/11/2017) di Surabaya, Jawa Timur.

Kegiatan ini dilakukan sebagai ajang silaturahim antar pemangku kepentingan  sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), seperti Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Pemkab Gresik, TNI, Polri, Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Timur, para camat, dan lurah atau kepala desa di wilayah Sampang maupun Gresik.

Acara silaturahim ini juga menghadirkan para pembicara di antaranya Kepala Subdirektorat Pengembangan Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Non Konvensional Direktorat Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Bayu Wahyudiono.

Menurut Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Ali Mashar, kegiatan silaturahim lintas stakeholder ini adalah agenda rutin dalam rangka membangun kesepahaman antar para pemangku kepentingan dimana Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) beroperasi.

Forum serupa senantiasa kami lakukan dengan menggandeng Kontraktor KKS agar mereka dapat melalukan sinergi yang kuat, menginformasikan sekaligus menyosialisasikan kegiatan operasinya kepada sejumlah stakeholder terkait. Kebetulan kali ini tuan rumahnya adalah Petronas. “Kami berharap forum silaturahim ini dapat lebih memperlancar proses eksplorasi maupun eksploitasi Petronas di Blok Ketapang,” katanya.

Sementara itu, senior Manager Corporate Affairs and Administration (CAA) PC Ketapang II Ltd, Andiono Setiawan, mengatakan lapangan minyak Bukit Tua Blok Ketapang yang berada di pantai utara Pulau Madura Jawa Timur menjadi bukti komitmen Petronas berinvestasi di sektor hulu migas. Petronas yang sejak 2000 menguasi blok ini setelah mengambil alih saham ConocoPhillips menunjukkan kinerja yang sangat baik.

Menurut Andiono, untuk mengalirkan produksi gas, Petronas membangun pipa dasar laut sepanjang 110 km menuju fasilitas onshore di Kabupaten Gresik tepatnya di Maspion Industrial Estate dengan kapasitas maksimum 70 mmscfd (million metric standar cubic feet per day). Selain itu Petronas juga menggunakan platform WHP (Well Head Platform) dan unit FPSO (floating production storage and offloading) yaitu unit terapung yang digunakan untuk mengambil minyak dan gas di lautan sekaligus memprosesnya menjadi minyak jadi.

Kinerja Petronas di Blok Ketapang juga menjanjikan ketika sejak Mei 2015 berhasil mengalirkan minyak bumi. Produksi yang dihasilkan juga terbilang bagus yakni sekitar 16-17 ribu barrel oil per day (bopd). Saat ini Petronas  sedang melakukan pengeboran dua sumur untuk pengembangan dengan target bisa mencapai 4000 bopd. Petronas berharap produksi minyak dapat digenjot hingga 20 ribu bopd, sedangkan produksi gas sekitar 35 mmscfd dengan produksi optimum 50 mmscfd.

Andiono memaparkan, sebagai Kontraktor KKS, Petronas comply dengan aturan TJS (tanggung jawab sosial) perusahaan. Petronas menggandeng Universitas Trunojoyo Madura untuk mengidentifikasi peta sosial komunitas di tiga kabupaten yang menjadi tempat beroperasinya di Blok Ketapang yaitu Kabupaten Gresik, Bangkalan dan Sampang.

“Program TJS yang disasar mencapai 13 kecamatan dengan 29 desa dan diperoleh data bahwa banyak pengangguran yang tidak memiliki keterampilan, putus sekolah, akses kesehatan yang minim, tidak ada akses air bersih, banjir saat musim hujan, dan dukungan nelayan yang minim,” terangnya.

Andiono juga menjelaskan, dengan kondisi seperti itu, Petronas merancang program yang berkelanjutan melalui program pelatihan kewirausahaan bagi anak muda yang disebut Program Ksatria sejak 2015.

Program ini juga diiringi dengan program Srikandi dengan pelatihan pemberdayaan perempuan melalui wirausaha pada tahun ini. Sementara program operasional TJS sejak 2014 adalah memberikan layanan kesehatan melalui Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu). Program lainnya di sektor pendidikan dengan memberikan pelatihan keterampilan lanjutan kepada para guru, memberikan bantuan buku ke perpustakaan, Program Juara Petronas dengan membayarkan uang sekolah, seragam, tas, sepatu, dan peralatan tulis kepada siswa di tiga kabupaten tersebut.

Semua upaya dilakukan oleh Petronas di Blok Ketapang, diyakini Andiono menunjukkan bagaimana komitmen Petronas memberi sumbangsih pada Indonesia. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*