Pemboran Sumur Eksplorasi Minyak Jeblok

14800
Pemboran Sumur Eksplorasi Minyak Jeblok

indoPetroNews- Pada awal 2017 kegiatan pemboran sumur minyak berjumlah ratusan sumur. Tapi perlahan-lahan jumlah tersebut menyusut. Berapa penyusutan dan apa penyebabnya?

“Saat ini tinggal 44 sumur eksplorasi yang dikerjakan. Dan 11 sumur konvensional,” kata Fataryani, Deputi Operasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dalam sambutannya pada acara Workshop Evaluasi Kegiatan Pengeboran dan Perawatan Sumur 2017, Rabu (22/11/2017) di Jakarta. Sementara untuk sumur development ada 138 sumur.

Tujuan diselenggarakannya workshop adalah sebagai sarana evaluasi kinerja 2017. “Ini (kegiatan workshop -red.) untuk mengevaluasi kegiatan operasi pengeboran dan perawatan sumur,” katanya.

Menurut Fataryani, kegiatan workshop pemboran terakhir kali dilakukan 4 tahun silam. “Sudah lama sekali ya,” tandasnya. Karena itu, pihaknya meminta agar kegiatan semacam ini lebih sering dilakukan guna menjalin sinergi untuk negeri.

Dia juga menyatakan bahwa pemboran adalah ujung tombak kegiatan eksplorasi minyak. “Meningkatnya jumlah produksi minyak ditentukan seberapa banyak kegiatan pemborannya,” ujarnya.

Lebih jauh Fataryani mengungkapkan bahwa menurunnya kegiatan pemboran disebabkan oleh beberapa faktor. Selain turunnya harga minyak mentah dipasar dunia, juga akibat dari beberapa Wilayah Kerja (WK) yang akan berakhir. “Ada 8 WK migas yang akan segera berakhir. Blok Mahakam dan blok Sanga-sanga,” ungkapnya. Disamping itu, lanjut Fataryani, ada Chevron dan South East Sumatera juga akan segera berakhir masa kontraknya. Fataryani juga menyebut realisasi kegiatan kerja ulang pemboran juga menurun sejak tahun 2015. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*