Dirjen Migas Prediksi Industri Hulu Migas 2018 Cerah

40100
Ada 26 WK Migas Ditawarkan Tahun Ini
Foto : training-id.com

indoPetroNews- Penurunan pendapatan dari hasil minyak dan gas bumi (migas) sudah ada tanda-tandanya. Apa saja tandanya?

Diketahui sejak turunnya harga minyak mentah di pasar dunia. “Pada tahun 2015 hingga tahun 2016 sudah ada tanda-tandanya,” kata Ego Syahrial, Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) kepada media, Jumat (17/11/2017) di Jakarta.

Pada tahun 2016 realisasinya, kata Ego, (pendapatan migas) sekitar 12,74 miliar.
Sedangkan untuk tahun 2017 pendapatan migas ditargetkan sekitar 14 miliar. “Sampai Oktober 2017 mencapai 57% atau 6,4 miliar,” ujarnya. Hal ini tidak terlalu terlampau jauh dari target.

Diakui Ego bahwa industri hulu migas secara global memang sedang mengalami penurunan sekitar 25%. Tentu saja kondisi ini juga turut memengaruhi dan berdampak pada industri hulu migas di Tanah Air.

Apalagi, lanjut Ego, harga minyak mentah di pasar dunia tidak ada yang bisa mengontrol. “Walaupun begitu, pada tahun depan, 2018 industri hulu migas Indonesia akan bergerak. Bahkan cenderung cerah. Salah satunya adalah beberapa proyek migas yang telah groundbreaking,” katanya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*