SKK Migas Gandeng Solar Turbine Laksanakan Efisiensi di Komoditas Turbo Machinery

18900
SKK Migas Gandeng Solar Turbine Laksanakan Efisiensi di Komoditas Turbo Machinery
istimewa

indoPetroNews- Saat ini kegiatan pengendalian dan pengawasan pengadaan barang/jasa oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) lebih difokuskan pada lima komoditas utama dengan biaya pengadaan terbesar, salah satunya adalah komoditas turbo machinery.

Menurut Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas Djoko Siswanto, komoditas turbomachinery ini sangat kritikal mempengaruhi kontinuitas/keberlanjutan produksi migas. Selain kualitas produk, kegiatan perawatan dan layanan purna jual dari turbo machinery juga sangat diperlukan untuk menghindari kegagalan produksi terutama unplanned shutdown.

“Kegiatan perawatan turbo machinery untuk seluruh KKKS mencapai sekitar US$30 – 40 juta per tahun. Dari pengeluaran biaya yang cukup besar tersebut, baik untuk pembelian dan perawatannya,” kata Djoko, dalam sambutannya pada acara Penandatanganan Strategic Agreement SKK Migas – Solar Turbines International Company, Rabu (8/11/2017) di Jakarta. Oleh sebab itu dirasakan perlu untuk mencari upaya agar kegiatan ini tetap efektif dan efisien.

Salah satu upayanya, lanjut Djoko, adalah dengan menjalin kerjasama yang lebih intensif dengan pabrikan turbo machinery. Hal ini guna meningkatkan efisiensi produksi dan reliabilitas operasi.

Disamping itu juga dalam rangka peningkatan kapasitas nasional. “Peningkatan kapasitas nasional merupakan hal yang esensial bagi pertumbuhan pembangunan nasional,” tandasnya.

Sebagai infomasi, saat ini populasi gas turbin dengan merek Solar Turbine merupakan
terbesar yang digunakan oleh pihak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS), yaitu sekitar 81% atau 382 unit dari keseluruhan sejumlah 469 unit gas turbin yang digunakan seluruh Kontraktor KKS. Biaya perawatan yang dikeluarkan oleh seluruh Kontraktor KKS untuk peralatan Solar Turbine ini hampir mencapai US$30 – 40 juta per tahun.

Dari populasi Solar tersebut, kata Djoko, pihaknya dihadapkan pada beberapa situasi sebagai berikut:

Pertama, besaran diskon rate disemua Kontraktor KKS tidak merata. Hal ini karena setiap Kontraktor KKS sudah memiliki agreement Headquarter masing-masing. Besaran diskon Kontraktor KKS tergantung spending (pengeluaran) pada tahun berjalan yang artinya tidak sama setiap tahunnya.

Kedua, ada beberapa Kontraktor KKS yang tidak memiliki diskon, dikarenakan Headquarter.

“Kontraktor KKS tersebut tidak memiliki agreement dengan Solar. Diskon di Indonesia jika dirata-ratakan adalah sebesar 9.2%,” paparnya.

Ketiga, manejemen inventori dilakukan oleh Kontraktor KKS secara individu. Hal ini berpotensi menimbulkan terjadinya tambahan biaya (logistic & storage) serta waktu pengiriman barang yang relatif lama;

Keempat, tidak tersedianya fasilitas Training Center oleh Solar di dalam negeri.

Kelima, pemberlakuan biaya Engine Exchange yang bervariasi antar Kontraktor KKS.

Keenam, Core Return Exchange Lead Time yang singkat, sehingga berpotensi dikenakan tambahan biaya karena keterlambatan sebesar US$1,000/hari.

Lebih jauh Djoko mengungkapkan bahwa pihak SKK Migas dan Kontraktor KKS saat ini memiliki Kelompok Kerja yang khusus untuk mengembangkan program strategis komoditas turbo machinery, untuk mencari solusi menyelesaikan tantangan–tantangan saat ini.

Strategic Agreement antara SKK Migas dengan Solar Turbines International Company ini adalah solusi dari tantangan tersebut,” kata Djoko.

Dengan ditandatanganinya Strategic Agreement oleh Bapak Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi dengan VP Customer Services – Solar Turbines International Company, Juan Rojas, benefit secara Komersial dari Strategic Agreement bagi seluruh Kontraktor KKS adalah sebagai berikut;

Pertama, Major Overhaul diskon sebesar 20%  (18% Diskon + 2% Loyalty Diskon) Fixed Price.

Kedua, After Market diskon sebesar 10% Fixed Price.

Ketiga, New Spare Engine diskon sebesar 10% Fixed Price.

Keempat, Free Exchange Fee.

Kelima, Standarisasi core engine return leadtime ditambah, dari 90 hari menjadi 110 hari.

Keenam, efisiensi biaya lainnya seperti Transportasi, Inventory dan Aset Manejemen.

Selain benefit secara Komersial, terdapat benefit secara operasi, yaitu:

1. Menambah umur turbin disk dari 30,000 jam menjadi 40,000 jam.

2. Peningkatan fasilitas dan sumber daya Dalam Negeri dengan komitmen Solar untuk berinvestasi untuk membuat Gas Turbine Overhaul Capability with Test Capability, Compressor Overhaul Facility, Training Center, Inventory Management Program.

3. Memastikan response time untuk mengurangi terjadinya unplanned shutdown dengan memastikan ketersediaan spare part.

Sedangkan Emestimasi penghematan dalam 5 tahun, yaitu: Pertama, dengan pemberlakuan diskon Major Overhaul (20%), Aftermarket Diskon (10%) dan Project Services Parts (10%).

Kedua, exchange fee yang digratiskan.

Ketiga, mengurangi Core Engine Return fee, dan pembelian Spare Part bersama dan Joint Asset Inventory Management. Selanjutnya, akan didapatkan estimasi penghematan selama 5 tahun sebesar US$40 juta.

Didalam Strategic Agreement, Solar Turbines International Company telah membuat road map optimalisasi dalam negeri selama 5 tahun, yaitu untuk Gas Turbine Overhaul Capability with Test Capability, Compressor Overhaul Facility, Local Sourcing, Open Market Asia Pacific, Training Center, Inventory Management Program, Machinery Management dan Backup Engine.

Setelah di tandatanganinya Strategic Agreement ini maka seluruh Kontraktor KKS secara bersama-sama untuk dapat menggunakan Strategic Agreement ini sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi kegiatan usaha hulu Migas.

Acara penandatanganan ini dihadiri oleh Amien Sunaryadi, Kepala SKK Migas; Juan Rojas, VP Customer Services – Solar Turbines International Company;
Jack Plescia, Director of Sales Customer Services; Richard Mundy, Managing Director Asia Pacific – Solar Turbines International Company; Deny Budi Kurnianto, Direktur Utama – PT Indoturbine dan pihak manajemen Kontraktor KKS serta manajeman SKK Migas. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*