Teknologi Baru dari Siemens untuk Efisiensi Energi

25000
Teknologi Baru dari Siemens untuk Efisiensi Energi
istimewa

Siemens, sebagai perusahaan yang bergerak di sektor elektrifikasi, otomasi dan digitalisasi membawanya ke level yang lebih tinggi. Untuk membantu industri menguasai transformasi digital mereka, platform cloud yang bersifat terbuka dari Siemens, MindSphere yang merupakan inti dari sistem operasi IoT (Internet of Things) yang kuat dan memungkinkan perusahaan menghubungkan mesin dan infrastruktur fisik mereka ke dunia digital, serta memanfaatkan big data dari miliaran perangkat cerdas sehingga dunia bisnis bisa melakukan transformasi.

Seiring dengan pesatnya pertumbuhan digitalisasi di dunia, Siemens berada di garis depan perkembangan ini. Di sektor pembangkit listrik, analisis data cerdas dan pemrosesan data yangcepat dan aman adalah kunci untuk membuat pembangkit listrik dan keseluruhan sistem energi berjalan sesuai untuk kebutuhan di masa depan.

Siemens menghadirkan inovasi terbaru yang dikenal dengan sebutan Additive Manufacturing dengan 3D printing, inovasi ini memberikan peluang yang besar untuk berbagai peralatan bisnis baru serta layanan Turbomachinery.

Tahun lalu, Siemens membuka workshop terbaru untuk Additive Manufacturing di Finspang, Swedia. Investasi ini menandakan kesiapan Siemens untuk mendukung digitalisasi khususnya di sektor industri manufaktur. Additive manufacturing merupakan proses pembuatan beragam komponen kelistrikan yang dirancang secara digital. Semua tahapan produksi ini dilakukan secara digital, mulai dari tahapan perancangan hingga mencetaknya dengan bantuan sinar laser.

Teknologi ini diyakini mampu menghemat waktu pembuatan komponen kelistrikan, jika menggunakan cara tradisional beberapa komponen membutuhkan waktu produksi hingga lebih dari 4 minggu, sedangkan dengan teknologi ini proses produksi menjadi kurang dari satu minggu dengan waktu produksi selama 24 jam penuh setiap harinya.

Menurut CEO Distributed Generation and Oil & Gas Power Generation Services – Siemens Finspang, Thorbjoern Fors, Additive Manufacturing sangat efisien dalam membantu memangkas waktu kerja dalam memproduksi sebuah turbin.

“Selain menghemat material dan tahapan pembuatan komponen, juga mempermudah untuk menyesuaikan permintaan konsumen yang membutuhkan turbin dengan bentuk yang berbeda,” kata Thorbjoern Fors, Senin sore (6/11/2017). Pabrik Siemens di Finspang saat ini memproduksi berbagai model turbin seperti SGT-500, SGT-600, SGT-700, SGT-750 dan SGT-800.

Transfer Ilmu Pengetahuan dan teknologi untuk Indonesia dalam penandatanganan kerjasama antara Siemens AG dan PT PLN pada April 2016 lalu, Siemens bersama dengan PLN akan membangun Mobile Power Plant (MPP) yang tersebar di 12 lokasi di Indonesia berkapasitas 500 MW. Pembangunan MPP ini bertujuan untuk menyuplai
pasokan listrik yang andal untuk daerah terpencil di Indonesia, serta berkontribusi untuk pembangunan kapasitas nasional Indonesia.

Proses pembuatan dan pengemasan Turbin Gas dan Generator untuk mendukung proyek ini sepenuhnya akan dibuat di Indonesia, serta memberikan pelatihan dan pendidikan bagi orang Indonesia. Komitmen Siemens untuk transfer pengetahuan juga telah dilakukan kepada beberapa BUMN yang merupakan mitra bisnisnya di Indonesia, sejumlah 5 orang tenaga kerja PT PAL Indonesia telah diberikan pelatihan intensif di Pabrik Siemens Industrial Turbomachinery di Finspang, Swedia tahun ini, dimana mereka diikutsertakan dalam proses assembling SGT-400 dari tahapan perencanaan hingga selesai.

Menindaklanjuti pelatihan di Finspang ini, tim operator dari Swedia direncanakan awal tahun ini akan segera tiba di Indonesia untuk memantau proses assembling SGT-400 yang diproduksi secara lokal di pabrik PT PAL Indonesia di Surabaya. Selain itu, Siemens juga membentuk tim untuk proses transfer pengetahuan seperti perakitan, rekayasa, kualitas dan logistik.

Selain PT PAL, Siemens juga memberikan pelatihan intensif kepada tenaga kerja PT Pindad, sejumlah 6 orang personelnya telah mengikuti pelatihan proses assembling di Siemens Drasov, Czech Republic pada akhir 2016 lalu.

Transfer pengetahuan dan teknologi ini sejalan dengan komitmen Siemens untuk terus
memberikan kontribusi yang nyata bagi pemerintah Indonesia khususnya dalam mendukung pemerintah menyelesaikan program kelistrikan 35.000 MW. Dengan mengoperasikan tiga fasilitas produksi di Indonesia, transfer teknologi dan pengetahuan ini sejatinya merupakan salah satu faktor penunjang kesuksesan bisnis Siemens di Indonesia.

Sebagai contoh, pabrik Siemens untuk Low Voltage dan Medium Voltage di Pulomas, Jakarta Timur, kini menjadi Hub untuk pasar ASEAN, kemudian pabrik Siemens di Cilegon, Banten, telah ikut serta dalam berbagai proyek lokal maupun internasional, awal tahun 2017 ini pabrik tersebut berhasil mengirimkan Kondenser dan Hot Box buatan Indonesia untuk dipasang di tiga PLTGU di negeri  Piramida, Mesir. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*