PLN Akan Teken PPA Pembangkit EBT 640,65 MW

4700
Pelanggan PLN Bebas Ikut  Penyederhanaan Golongan Tarif
Foto : sindonews.com

indoPetroNews- Sembulan proyek pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) akan segera ditandatangani PT Perusahaan ListriK Negara (PLN) (Persero). Total kapasitas seluruh proyek mencapai 640,65 Megawatt (MW). Total investasi untuk kesembilan pembangkit ini cukup besar.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana mengungkapkan, dari kesembilan proyek pembangkit EBT itu tujuh di antaranya merupakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM). Sementara sisanya masing-masing adalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

“Ini menunjukkan investasi di sektor EBT makin menarik,” kata Rida, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (03/11/2017).

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy Noorsaman Someng mengatakan, investasi yang dibutuhkan mencapai Rp20,413 triliun. Pembangkit listrik EBT ini ditargetkan dapat melakukan Commercial Operation Date (COD) dalam waktu dekat.

“Paling lama COD di 2020, di Cikaso. Kincang akhir tahun ini. Tanjungtirta tahun depan. Di 2019 Cibanteng, Bakal Semarak Bone Bolango dan Koko Babak,” kata Andy.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Strategis 1 PLN Nicke Widyawati menambahkan, pihaknya menargetkan bisa melakukan PPA pada pertengahan bulan ini. Ia menambahkan, status PPA saat ini sedang dalam proses persetujuan dari Menteri ESDM Ignasius Jonan mengenai harga.

Berikut sembilan lokasi pembangkit listrik yang akan dibangun:

1. PLTA Poso Peaker, Sulawesi Tengah. Kapasitas 515 MW. Total investasi Rp11,12 triliun.
2. PLTP Rantau Dadap, Sumatera Selatan. Kapasitas 86 MW. Investasi Rp8,2 triliun.
3. PLTM Bakal Semarak, Sumatera Utara. Kapasitas 5 MW. Investasi Rp125,64 miliar.
4. PLTM Cibanteng, Jawa Barat. Kapasitas 4,2 MW. Investasi Rp71,4 miliar.
5. PLTM Cikaso 3, Jawa Barat. Kapasitas 9,9 MW. Investasi Rp182,21 miliar.
6. PLTM Tanjungtirta, Jawa Tengah. Kapasitas 8 MW. Investasi Rp201,6 miliar.
7. PLTM Kincang1, Jawa Tengah. Kapasitas 0,35 MW. Investasi Rp9,14 miliar.
8. PLTM Bone Bolango, Gorontalo. Kapasitas 9,9 MW. Investasi Rp416,47 miliar.
9. PLTM Koko Babak, Lombok. Kapasitas 2,3 MW. Investasi Rp86,79 miliar.
(Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*