Menteri ESDM Minta SKK Migas Lebih Sensitif

37700
Capaian Hulu Migas Semester I/2018: Eksplorasi Masih Harus Digenjot
Foto : eksplorasi.id

indoPetroNews- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta agar pihak Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) lebih sensitif terhadap harga minyak global. Karena kalau harganya di luar tidak bisa naik maka costnya harus ditekan dan lain sebagainya. Demikian salah satu poin yang disampaikan Menteri ESDM dalam acara Arahan Menteri ESDM  pada Rabu (1/11/2017) di kantor SKK Migas, Jakarta. Apalagi bisnis migas adalah kegiatan bisnis murni.

Menurut Menteri Jonan, pangkal dari industri hulu migas berawal dari aspek perencanaan. Karena itu pihaknya berharap agar divisi perencanaan dan pengadaan membelanjakan barang yang dibutuhkan saja. “Beli yang dibutuhkan saja,” katanya.

Disamping itu, Menteri Jonan meminta agar SKK Migas memeriksa kembali inventori Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS). “Coba periksa masih banyak gak barangnya. Periksa lagi,” cetusnya.

Bila perlu dibuat sistem pengelolaan inventori dengan standart. “Maksimum 3 bulan untuk yang cepat habis. Kalau yang tidak cepat habis ditentukan lagi,” tandas Jonan.

Lebih jauh Jonan mengungkapkan bahwa dunia sudah mengalami perubahan-perubahan. Karena itu, dia minta agar SKK Migas juga bisa menangkap semangat perubahan tersebut. “Intinya, saya minta SKK Migas harus lebih baik lagi,” tegas Jonan. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*