Pemerintah Dorong Pembentukan Badan Hukum Ekonomi Kreatif

35500

indoPeteoNews- Industri ekonomi kreatif tengah menjadi target pengembangan pemerintah. Indikatornya pada tahun 2016 lalu mampu menyumbangkan produk domestic bruto (PDB) hingga Rp 852 triliun membuat sektor ini diklaim memiliki potensi besar. Sayangnya, hanya sedikit pelaku industri tersebut yg dilindungi badan hukum.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menegaskan, fokus dirinya saat ini adalah meningkatkan kesadaran pelaku usaha untuk membentuk badan hukum. Hasil pantaunnya, dari 100 persen pelaku ekonomi kreatif, baru 15 persen yang sudah berbadan hukum. Minimnya kesadaran berbadan hukum, berefek pada Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), yang pendaftarannya pun masih minim.

“Tantangan kita masih besar, bukan hanya merubah angka tapi juga mensosialisasikannya,” kata Triawan di Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Potensi pasar sektor industri ekonomi kreatif terus berkembang. Selain pasar dalam negeri, pasar luar negeri masih sangat memungkinkan untuk dapat dijajal oleh para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia. Badan Ekonomi Kreatif yakin tahun 2017, sektor ekonomi kreatif bisa menghasilkan PDB yang lebih besar lagi.

“Tahun 2017 ini mungkin bisa lebih dari Rp 1000 triliun. Ramalan pribadi saya,” katanya.

Pada tahun 2018 akan kembali lebih tinggi lagi, mengingat ada tren kenaikan Rp 70 triliun setiap tahun, bila dihitung secara rata-rata. Selain itu, jumlah pelaku yang mencapai angka 15,9 juta di 2016 akan mengalami peningkatan 19,4 persen di 2017.(Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*