OPEC Jadwalkan Pertemuan Akhir November

3600
OPEC Setuju Perpanjang Masa Pangkas Produksi Hingga 2018
Foto : seputarforex.com

indoPetroNews- Arab Saudi dan Rusia  menyuarakan persetujuan untuk memperluas cakupan pakta pemangkasan output (pemangkasan produksi minyak) sebesar 1.8 juta barel per hari (bph).

Seperti diketahui, pakta pemangkasan output sebesar 1.8 juta barel per hari (bph) yang digawangi oleh OPEC dan beberapa negara produsen minyak Non-OPEC telah diberlakukan mulai Januari 2017 dan akan terus berlangsung hingga Maret 2018.

Namun, setelah melihat lambatnya penyusutan inventories global serta sulitnya kenaikan harga minyak, Arab Saudi dan Rusia telah menyuarakan persetujuan mereka untuk memperluas cakupan pakta tersebut. Diantara opsi yang didiskusikan adalah memperpanjang masa pemberlakuan, meningkatkan besaran pemangkasan, serta menerapkan batasan kuota juga atas negara-negara OPEC yang sebelumnya dikecualikan dari kesepakatan.

OPEC menjadwalkan untuk menggelar pertemuan resmi di kantor pusat Wina, Austria, pada 30 November 2017. Diprediksikan mereka akan berdiskusi mengenai perluasan kesepakatan pemangkasan output.

Sementara itu, harga Brent dan WTI bergerak naik. “(Harga) Minyak naik lagi karena pasar dan sentimen bergerak sejalan keinginan OPEC,” ujar Greg McKenna, Pimpinan Strategi Pasar di AxiTrader, sebagaimana dikutip oleh Reuters, Selasa (31/10/2017). Namun, meski sentimen pasar saat ini optimis, sejumlah analis memperingkatkan adanya faktor-faktor yang dapat membatasi pergerakan naik harga minyak ke depan. Salah satunya,

“Output Shale AS dapat membatasi harga dalam jangka menengah hingga panjang,” kata Shane Chanel dari ASR Wealth Advisers. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*