Blok Jangkrik Jadi Milestone Proyek Gas Laut Dalam di Indonesia

43200
Menteri ESDM Resmikan Gas Lapangan Jangkrik
Blok Jangkrik/Foto ESDM

indoPetroNews – Produksi gas dari Lapangan Jangkrik yang dioperasikan Eni Muara Bakau B.V (Eni MB), menjadi milestone proyek gas laut dalam pertama di Indonesia. Pernyataan itu diungkapkan Managing Director Eni Muara Bakau Fabrizio Trilli, usai mendampingi Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan pada peresmian fasilitas produksi gas lapangan Jangkrik di area Fasilitas Penerimaan Darat (Onshore Receiving Facility/ORF) di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (31/10/17).

Fabrizio mengungkapkan kegembiraanya atas capaian yang diraih Eni MB karena berhasil melampui waktu yang ditetapkan dan target produksi gas yang ditetapkan dan mendapatkan apresiasi dan Menteri ESDM, Ignasius Jonan.

“Ini lebih dari membanggakan. Ini sebuah kehormatan. Ini contoh bagaimana kerja sama yang baik dalam mewujudkan kepercayaan dari seluruh stakeholder (para pemangku kepentingan) serta masyarakat Indonesia. Blok Jangkrik menjadi milestone, karena merupakan proyek gas laut dalam pertama di Indonesia. Orang-orang di FPU (Floating Production Unit) Jangkrik adalah orang-orang hebat,” terangnya.

Diketahui, Lapangan Jangkrik yang dioperatori Eni MB memiliki waktu produksi lebih cepat 6 bulan dari yang direncanakan atau dari 4 tahun menjadi 3,5 tahun. Rencana kapasitas produksi yang ditargetkan dari blok ini sebesar 450 ribu kaki kubik per hari (mmscfd), dan saat ini telah mencapai lebih dari 600 juta mmscfd atau setara dengan 100,000 barel setara minyak per hari (boed). Keberhasilan proyek ini sangat signifikan untuk menambah pasokan gas dalam negeri dan memenuhi target lifting gas bumi pada tahun 2017. Lapangan Jangkrik saat ini mempekerjakan 400 orang pegawai, 20 di antaranya adalah pegawai asing.

“Saya atas nama Pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih dan mengucapkan selamat bekerja kepada rekan-rekan yang berada di FPU Jangkrik. Saya sudah sekali ke sana, kalau di kasih kesempatan, saya mau ke sana lagi. Sekali lagi selamat. Tetap mengutamakan keselamatan kerja. Itu penting sekali, sehingga kita bisa mencapai zero accident di industri hulu migas,” ungkap Jonan usai melakukan teleconference dengan para pegawai Eni di FPU Jangkrik. (ksr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*