Pertamina Masih Kelola Lapangan Migas Era ’30- an

49500
Pertamina Masih Kelola Lapangan Migas Era '30- an
Foto : duniaenergi.com

Pertamina Masih Kelola Lapangan Migas Era ’30- an

indoPetroNews- Terdapat 2 (dua) tantangan dalam pengembangan industri hulu minyak dan gas bumi (migas) saat ini. Apa saja tantangannya?

Tantangan internal dan eksternal. “Secara geologis, Pertamina EP bekerja dalam 14 basin (cekungan),” kata Nanang Abdul Manaf, Presiden Direktur PT Pertamina EP dalam satu diskusi, Kamis (19/10/2017) di Jakarta.

Selain itu juga berada di daerah sekitar 155 kabupaten. “Menghadapi 2 kabupaten saja sudah pusing apalagi 155 kabupaten,” tandasnya.

Sedang tantangan eksternal adalah perkembangan harga minyak mentah di pasar dunia. Memang saat ini harga berada dalam kesetimbangan baru, sekitar 40 – 50 USD per barel.

Tantangan lainnya, lanjut Nanang, adalah tuntutan peningkatan produksi. “Kita masih mengelola aset yang sudah berproduksi sejak puluhan tahun lalu. Bahkan kita masih mengelola lapangan pada tahun ’30-an,” ungkapnya.

Sebagai catatan, daerah kerja Pertamina luasnya sekitar 113.000 km. Awalnya mencapai 138.000 km. “Sebanyak 60% adalah area yang belum ada datanya, yang berada di Jabar bagian selatan, Jateng bagian selatan dan Jatim bagian selatan serta Indonesia Timur,” ujarnya.

Disamping itu, Pertamina membagi 5 aset, yaitu;  Aset I di Sumut, Aset II di Sumatra Selatan, Aset III di Jabar, Aset IV di Jatim, dan Aset V di Kalimantan. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*