Menteri Jonan Resmikan PLTGU – PLTMG di NTB dan NTT

54500
Menteri Jonan Resmikan PLTGU - PLTMG di NTB dan NTT
Foto : kompas.com

indoPetroNews- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mewakili Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo didampingi oleh Menteri BUMN, Rini Sumarno, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andi Noorsaman Sommeng, Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basyir dan perwakilan dari Pemda NTB, pada Jumat (20/8/2017) di Mataram, melakukan peresmian dan ground breaking beberapa proyek ketenagalistrikan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Beberapa proyek ketenagalistrikan tersebut diantaranya peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Independent Power Producer (IPP) Lombok dengan total Kapasitas 50 MW serta groud breaking Pembangkit Listrik Gas Uap (PLTGU) Lombok Peaker, Pembangkit Listrik Mesin Gas (PLTMG) Bima, PLTMG Sumbawa, Mobile Power Plant (MPP) Flores, PLTMG Maumere dan PLTMG Kupang Peaker dengan total kapasitas 350 MW.

Menteri Jonan dalam sambutannya memaparkan bahwa pemerintah terus berupaya agar infrastruktur kelistrikan harus segera dibangun untuk memperluas akses listrik kepada masyarakat, dengan harga terjangkau melalui berbagai program pengembangan pembangkit 35.000 MW beserta infrastruktur pendukungnya.

“Pemerintah berkomitmen meningkatkan rasio elektrifikasi lebih dari 93%, tahun 2019 minimal 96%, kalau kita bekerjakeras bisa 99% di tahun 2019, naiknya hampir 3 persen per tahun, luar biasa sekali,” ungkap Menteri Jonan.

Menteri Jonan menjelaskan lebih lanjut di tahun 2019 apabila seluruh proyek kelistrikan di NTB dan NTT ini beroperasi, maka bisa memenuhi kebutuhan listrik di pulau NTB dan NTT.

“Dengan beroperasinya seluruh proyek ini kebutuhan listrik di NTB dan NTT tidak akan kurang, total kapasitas 350 MW apabila pelanggan yang butuh listrik 900 VA per rumah tangga, akan bisa mengaliri sekurangnya 350-400 ribu rumah tangga,” tambah Jonan.

Menteri Jonan juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemerintah Daerah NTB dan NTT sehingga pengembangan infrastruktur kelistrikan disini bisa ditargetkan selesai pada 2018, kecuali PLTU Lombok Peaker yang diperkirakan selesai pada 2019. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*