SKK Migas – Garuda Tingkatkan Kerjasama di Sektor Migas

6900
SKK Migas - Garuda Indonesia Tingkatkan Kerjasama Selain Jasa Angkutan Penumpang
istimewa

indoPetroNews- Untuk meningkatkan kerja lebih cepat dan lebih efisien dalam industri hulu minyak dan gas bumi (migas), Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meningkatkan kerjasama dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Bila semula di bidang transportasi penumpang kini meningkat ke bidang yang menunjang kelancaran operasi industri hulu migas.

“Kerjasama baru dikembangkan bukan saja sebatas angkutan penumpang tapi dalam nota kesepahaman telah dibuka semua layanan yang dimiliki yang dapat menunjang kegiatan hulu migas,” kata Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas, Djoko Siswanto dalam  acara Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Jasa Angkutan Udara Penumpang Antara SKK Migas dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Jumat 13/10/2017) di Jakarta.

Kerjasama antara PT Garuda Indonesia dengan SKK Migas untuk penyediaan jasa angkutan penumpang sudah dimulai sejak 2010. Setiap 2 tahun kerjasama tersebut diperbaharui.

Untuk periode 2015-2017 sudah berakhir pada 31 Maret 2017. “Namun berkat kerjasama dan koordinasi yang baik antara SKK Migas dengan Garuda Indonesia diskon periode 2015-2017 masih diberlakukan hingga 31 Agustus 2017,” kata Djoko.

Untuk periode setelah 31 Agustus 2017 menggunakan diskon baru sesuai dengan kesepakatan antara SKK Migas dengan Garuda Indonesia.

Dia juga memaparkan kerjasama baru yang dikembangkan yaitu, layanan cargo, layanan carter pesawat, layanan catering dan perawatan turbine machinery.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, menyambut baik kerja sama ini. “Saya melihatnya dari aspek bisnis. SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) serta Garuda Indonesia adalah lembaga bisnis yang mencari profit,” katanya. Oleh sebab itu, pihaknya berharap kerjasama antar 3 entitas bisnis ini juga saling menguntungkan.

SKK Migas dan Kontraktor KKS, ungkap Amien, ingin mencari profit yang lebih tinggi dengan cara mendapatkan diskon perjalanan. “Tapi tidak berarti Garuda akan rugi. Ini menurut kami karena Garuda juga akan dapat nilai tambah dengan peningkatan kerjasama selain jasa angkutan penumpang tadi,” katanya.

Garuda Indonesia sebagai BUMN (Badan Usaha Milik Negara), lanjut Amien, juga ditugaskan  Ibu Menteri BUMN untuk mencari profit.

Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia, Pahala Nugraha Mansuri, berharap  kerjasama Garuda dengan SKK Migas serta Kontraktor KKS, dapat menunjang tercapainya efisiensi dan kerja cepat dalam industri hulu migas.

“SKK Migas dan Kontraktor KKS menjadi salah satu segmen utama dari kami,” tandas Pahala. Pihaknya juga menyambut baik adanya peningkatan kerjasama selain jasa angkutan penumpang. Tentu Garuda Indonesia akan memberikan pelayanan yang terbaik. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*