Pastikan Hasil Lifting, 200 Lapangan Migas Dipasang Flow Meter

11100
Ada 6 Proyek Andalan Hulu Migas
Foto: istimewa

indoPetroNews – Untuk memastikan jumlah minyak dan gas bumi yang diproduksikan di tiap lapangan minyak dan gas bumi (migas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), akan memasang Flow Meter atau alat monitoring di 200 lapangan migas di Indonesia.

Untuk itu, didampingi Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Ego Syahrial dan Presiden Direktur Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf, Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar mengunjungi lokasi pemasangan alat monitoring produksi migas nasional, di antaranya di lapangan migas yangh dioperasikan PT Pertamina EP Asset 3 Jatibarang Indramayu Jawa Barat, Kamis (12/10/17).

Pemasangan flow meter di lapangan-lapangan minyak produksi merupakan langkah pemerintah untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi terhadap produksi minyak bumi secara real time. Menurut Archandra, pemasangan Flow Meter tersebut akan dilakukan di seluruh lapangan minyak dan gas bumi di Indonesia.

“Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) migas wajib memberikan akses dalam pelaksanaan pembangunan, pemasangan, pengoperasian dan pemeliharaan sistem monitoring. Sanksi administratif akan diberikan kepada Kontraktor KKS yang tidak melaksanakan kewajiban berdasarkan rekomendasi SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi),” katanya.

Diketahui, pemasangan Flow Meter ini dilakukan sebagai implementasi dari Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 Tahun 2016 Tentang Sistem Monitoring Produksi Minyak Bumi Berbasis Online Real Time Pada Fasilitas Produksi Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, yang diterbitkan pada tanggal 25 November 2016.

Kepada pelaksana pemasangan Flow Meter dan semua yang terlibat, Archandra berpesan agar berhati-hati menjalankan program ini karena anggaranya berasal dari APBN yang akan dipertanggung-jawabkan pelaksanaannya. (Ksr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*