Menteri Jonan Minta Izin DPR Lelang Kapal Ardjuna Sakti

76400
Permen Penggunaan Standar Kegiatan Migas Disusun KESDM
Foto : katadata.com

indoPetroNews- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan meminta persetujuan Komisi VII DPR untuk melelang Kapal FSO (Floating Storage and Offloading) Ardjuna Sakti yang sudah lama tidak digunakan dan dalam keadaan rusak sehingga tidak dimanfaatkan. Hal itu dikemukakannya dalam Rapat Kerja Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR, Senin (9/10/2017) di Jakarta.

Kapal FSO Ardjuna Sakti dibangun tahun 1976 oleh Tacoma Concrete Tech. Kapal ini adalah fasilitas produksi berupa kapal storage LPG Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) BP Indonesia Berau di Laut Jawa, yang dioperasikan selama 29 tahun untuk penyimpanan gas alam yang telah diproses menjadi LPG. Nilai perolehannya Rp 491,7 miliar.

Tahun 2008, kapal ini telah selesai umur ekonomisnya dan diserahkan kepada negara sebagai Barang Milik negara (BMN) untuk dapat dimanfaatkan. Sejak diterima pertama kali tanggal 29 Oktober 2008, kapal ini disandarkan di pelabuhan PT KBS Cilegon dengan biaya sandar Rp 7,8 miliar per tahun. Selama bersandar di pelabuhan tersebut, tidak ada satupun pihak ketiga yang bersungguh-sungguh untuk memanfaatkannya.

“Kondisi Kapal FSO Ardjuna Sakti saat ini sudah tidak layak untuk digunakan sebagai fungsi storage LPG, penuh dengan korosi. Nilai wajar penilaian pada tahun 2011 sebesar Rp 32,9 miliar. Kalau (kapal) disandarkan 4 tahun, habis nilainya,” ujar Jonan. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*