Pengembang Migas Tidak Harus Pertamina

35100
Menteri Jonan Anggap Cost Recovery Sangat Ketinggalan Zaman
Foto : Istimewa

indoPetroNews- Potensi minyak dan gas bumi (migas) Indonesia sebenarnya cukup besar. Dimana saja potensi cadangannya?

Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignanius Jonan, salah satu potensi Migas terletak di Sulawesi Selatan. Karena itu pihaknya  berencana untuk mempercepat pengembangan migas di daerah tersebut, baik onshore maupun offshore.

“Sulawesi Selatan (Sulsel) potensinya banyak, ada sumber gas alam dan juga sumber minyak. Kita sangat mendorong supaya bisa dikembangkan secepat-cepatnya,” kata Jonan, Senin (2/10/2017) di Jakarta. Untuk mengembangkan migas di Sulsel ini, Menteri Jonan menegaskan, tidak harus dilakukan BUMN seperti Pertamina, tetapi juga badan usaha swasta. “Ada pertanyaan, (pengembangan) ini harus Pertamina? Tidak juga karena Pertamina sudah banyak (proyek). Ini free, bebas siapa saja yang mengerjakan lebih baik,” katanya.

Salah satu contoh pengembangan migas yang sudah berjalan di Selat Makassar adalah Proyek Jangkrik yang dioperatori oleh ENI dan telah berproduksi. Selanjutnya, Pemerintah juga akan mendorong pengembangan wilayah lainnya seperti di Karaeng dan Jeneponto dengan tujuan agar masyarakat sekitar dapat ikut terlibat.

“Untuk wilayah lain yang offshore dan onshore kita akan percepat. Misalnya di daerah Karaeng, Jeneponto dan daerah lain kita akan coba. Supaya kalau bisa melibatkan masyarakat sekitar. Pak Presiden selalu minta kalau ada pengembangan, itu diusahakan partisipasi masyarakat setempat makin lama semakin besar. Tidak hanya dikerjakan orang luar saja,” tandas Jonan. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*