Produksi Minyak OPEC Melonjak

8400
Produksi Minyak OPEC Melonjak
Foto : wtj.com

indoPetroNews- Produksi Organization of the Petroleum Exporting Countries atau Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) mengalami kenaikan lagi pada September lalu. Walaupun sebagian besar negara anggotanya menerapkan pembatasan kuota.

“Output minyak OPEC bulan September mengalami kenaikan sebanyak 50,000 barel per hari (bph), didorong oleh ekspor Irak dan kembali menggenjot produksi Libya,” demikian dikutip dari hasil survey Reuters, pada Senin (2/10/2017). Di sisi lain, perusahaan-perusahaan migas AS kembali menggenjot produksinya.

Sementara menurut laporan Baker Hughes terbaru menunjukkan pertambahan jumlah oil drilling rigs di Amerika Serikat (AS) sebanyak 6 buah ke angka total 750 dalam periode sepekan yang berakhir tanggal 29 September 2017. Ini merupakan kenaikan jumlah sumur pengeboran aktif pertama kalinya di AS dalam tujuh pekan terakhir.

Seperti diketahui,
Irak baru-baru ini menemukan cadangan minyak terbukti sebanyak 10 miliar barel, sehingga jumlah cadangan minyak terbukti mencapai 153 miliar barel. Hal itu diumumkan oleh Menteri Minyak Irak, Jabbar al-Luaibi.

Dilansir CNBC,  peningkatan cadangan minyak terbukti Irak ini mengukuhkan posisinya menjadi negara dengan cadangan minyak terbesar setelah Venezuela, Arab Saudi, Kanada, dan Iran. Jabbar mengatakan, bahwa aktivitas di tujuh lapangan migas di pusat dan selatan Irak telah berkontribusi pada peningkatan cadangan minyak mentah dari level sebelumnya 143 miliar barel.

Sementara volume produksi minyak Libya saat ini mencapai 1,005 juta barel per hari (bph). Ini merupakan level tertinggi sejak Juni 2013 saat negara tersebut memompa 1,13 juta bph.

Volume produksi Libya sudah pulih dari awal 2017 di posisi 690.000 bph. Saat itu, negara masih menghadapi serangan pihak militan, sehingga aktivitas penambangan terganggu. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*