Pengeboran Sumur Migas Meningkat

32400
Mustahil Pemerintah Tidak Hambat Investasi
Foto : istimewa

indoPetroNews- Realisasi pengeboran sumur minyak dan gas bumi (migas) untuk eksplorasi meningkat di tahun 2017 apabila dibandingkan dengan kegiatan yang sama di tahun 2016. Hingga saat ini, pengeboran sudah dilakukan di 40 sumur, lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya 34 sumur. Hingga akhir tahun, aktifitas pengeboran pun diharapkan masih dapat meningkat.

Demikian ditegaskan Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, pada sejumlah media, Senin (2/10/2017) di Jakarta.  Dia berharap kegiatan eksplorasi hingga akhir tahun ini dapat terlaksana sesuai harapan.

“Kita masih punya waktu 3 bulan lagi, kalau ada hal-hal yang kita bisa kejar, sehingga kegiatan eksplorasi ini bisa sesuai yang kita harapkan,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Perencanaan SKK Migas, Jaffee Arizon Suardin mengungkapkan bahwa kinerja eksplorasi migas dalam rentang waktu 10 tahun  terakhir ini.

Menurutnya, pihaknya baru  melakukan revisi WP&B 2017 dan akan memulai WP&B 2018. “Ini yang terlihat realisasinya adalah sekitar 22% untuk survei seismik, untuk survei nonseismik sekitar 70%, dan untuk pengeboran eksplorasi sekitar 29% (dari WP&B 2017 sebanyak 138 sumur). Namun kegiatan eksplorasi pengeboran sumur tahun 2017 ini, lebih baik dibanding tahun 2016,” kata Jaffee.

Selain jumlah pengeboran sumur eksplorasi, jumlah investasi blok eksplorasi, berdasarkan data WP&B revisi, hingga kuartal kedua 2017 tercatat Rp 11,6 triliun. Jumlah tersebut lebih besar daripada realisasi 2016 yang hanya senilai Rp 4,2 triliun. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*