KESDM Pasang LTSHE di 2.500 Desa

42800
Dirjen Migas Terbitkan SE Keselamatan Operasi Instalasi Migas Saat Ramadhan dan Idul Fitri
Foto : katadata.co.id

indoPetroNews- Saat ini terdapat 2.500  desa di Tanah yang sudah mulai dipasang lampu menggunakan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE). Pemasangan LTSHE ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Ini penting sekali, masa sudah 72 tahun Indonesia merdeka, ada 2.500 desa lebih yang tanpa listrik. Ada pula 10.000 desa lainnya yang listriknya terbatas. Ini akan kita kejar sekali,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Rabu (27/9/2017) di Jakarta.

Menurut Jonan, pemerintah saat ini fokus kepada peningkatan rasio elektrifikasi untuk menerangi seluruh wilayah Indonesia. “Sekarang itu kan rasio elektrifikasi 92,8 persen, target pemerintah diusahakan sekitar 97% di tahun 2019. Tetapi saya mendorong teman-teman dan juga PLN kalau bisa di tahun 2019 itu paling kurang 99%. Terutama di daerah yang jauh, terpencil, dan daerah perbatasan,” ujar Jonan.

Selain peningkatan akses ketengalistrikan, Kementerian ESDM pun memiliki program pemerataan dan keterjangkauan energi. “Kita juga punya semangat untuk menjaga keberlangsungan energi. Oleh karena itu Bapak Presiden juga mendorong untuk mulai kebijakan dibuat untuk supaya mobil listrik bisa masuk ke jalan-jalan di Indonesia,” tutur Jonan.

Jonan pun mengemukakan bahwa Kementerian ESDM juga tetap menjaga iklim investasi dan ekonomi. “Kita mendorong pasokan listrik yang besar tetapi juga dengan harga yang terjangkau karena kalau tidak, industri kita tidak akan kompetitif,” tandas Jonan sembari menambahkan amanat Presiden untuk penyederhanaan perizinan atau sertifikasi yang harus disimplifikasi. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*