Skema Gross Split Tidak Rugikan Investor

55400
Mustahil Pemerintah Tidak Hambat Investasi
Foto : istimewa

indoPetroNews- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengharapkan agar rancangan Peraturan Pemerintah (PP) terkait perpajakan skema bagi hasil Gross Split segera selesai, sehingga dapat mendorong investasi di bidang hulu migas.

“Pak Wamenkeu (Mardiasmo), tolong PP untuk perpajakannya karena ditunggu. Gross Split mereka (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) mau, tapinya tarifnya prevailing,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan saat membuka Pertambangan dan Energi Expo 2017, Selasa (26/9/2017) di Jakarta.

Terkait skema bagi hasil Gross Split ini, pemerintah telah mengeluarkan Permen ESDM Nomor 52 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Permen ESDM No. 08 Tahun 2017 Tentang Kontrak Bagi Hasil Gross Split. Untuk melengkapinya, saat ini tengah disusun aturan perpajakan skema Gross Split.

Menteri Jonan menegaskan, sistem bagi hasil Gross Split tidak akan merugikan investor karena telah diuji di sekitar 20 kontrak kerja sama. Sistem ini juga telah diterapkan di negara lainnya, termasuk Amerika Serikat dengan nama tax and royalty. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*