Pemerintah Telah Pangkas Izin Hulu Migas

44200
Sebanyak 71 Cekungan Migas Belum Diapa-apain
istimewa

indoPetroNews- Dalam kurun waktu empat tahun terakhir masalah birokrasi perizinan dalam industri hulu minyak dan gas bumi (Migas) sudah jauh berkurang. Berapa jumlah pengurangannya?

“Dari 140 item perizinan telah dipangkas jadi 6 perizinan,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Migas, Ego Syahrial, seusai acara sebuah diskusi pada Rabu (27/9/2017) di Jakarta. Dari 6 perizinan tersebut karena amanat Undang-undang.

Ego menyadari bahwa masalah perizinan terkait dengan instansi kementerian lainnya. “Ada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan instansi lainnya,” ujarnya.

Pihaknya, lanjut Ego, bersama SKKMigas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) terus berkoordinasi untuk mempermudah para calon investor hulu Migas.

Ego juga mengatakan pada akhir 2017 seluruh perizinan dan rekomendasi dapat dilakukan melalui jalur online. “Direktur Migas, Kementerian ESDM, Kami berencana seluruh perizinan maupun rekomendasi, konten di akhir 2017 ini semua bisa online, yang terpenting adalah kita tidak mengeluarkan sertifikasi lagi,” kata Ego.

Ego juga menjelaskan, melalui perizinan berbasis online selain meminimalisir pertemuan tatap muka dengan petugas dapat diyakini akan lebih mempercepat sistem birokrasi. Dari dua izin di sektor hulu dan empat izin di sektor hilir sudah ada satu perizinan yang dilakukan melalui basis online. Sementara lima izin lainnya diharapkan dapat diterapkan akhir tahun nanti.

“Kita sudah masuk ke sistem perizinan online, dari enam kita selesaikan satu, dari mulai pengangkutan, permohonan, verifikasi dan pemberitahuan secara online. Lima dari yang lainnya kita harap bisa kita selesaikan sampai akhir tahun ini,” jelas Ego.

Lebih jauh dia mengungkapkan bahwa pemerintah telah berusaha memperbaiki iklim usaha hulu Migas. Diantaranya dengan kebijakan Gross Split. “Kita harap regulasi ini bisa menjadi pendorong meningkatnya peminat hulu migas,” katanya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*