Indonesia Unjuk Gigi Aplikasi Kesehatan Tenaga Nuklir di Wina

31500
Indonesia Unjuk Gigi Aplikasi Kesehatan Tenaga Nuklir di Wina
Foto : kabar24.com

indoPetroNews- Mendukung perhelatan Sidang Umum ke-61 Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina, Duta Besar Republik Indonesia untuk Austria, Darmansjah Djumala, membuka pameran pemanfaatan nuklir untuk kesehatan.

Di kesempatan tersebut, delegasi Indonesia menampilkan karya anak bangsa yang merupakan kerja sama hilirisasi antara BATAN, PT. Kimia Farma, dan Kementerian Kesehatan. Adapun yang dipamerkan antara lain alat renograf untuk deteksi dini fungsi ginjal, kit radiosotop dan radiofarmaka.

“Kesehatan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah RI dan modal kunci dalam mendukung pembangunan nasional. Ini merupakan salah satu contoh konkret hasil kerja sama dengan IAEA di bidang aplikasi nuklir untuk tujuan damai,” katanya seperti dilansir dalam siaran pers, Sabtu, 23 September 2017.

Djumala juga menjelaskan, sebagai negara kepulauan dengan distribusi populasi yang menyebar secara tidak merata, akses kesehatan menjadi tantangan utama Indonesia di bidang kesehatan, selain semakin tingginya harga peralatan kesehatan.

“Teknologi Renograf yang dibuat anak bangsa ini sangat bermanfaat dan accessible, karena harganya relatif terjangkau, berkat teknologi aplikasi nuklir,” lanjutnya. Ke depannya, Indonesia berharap IAEA dapat terus mendorong pengembangan program peralatan kesehatan yang terjangkau dan aman bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Dirjen IAEA Bidang Aplikasi Nuklir, Aldo Malavasi, memuji kemajuan aplikasi nuklir Indonesia di bidang kesehatan. Dia berjanji IAEA akan siap membantu Indonesia mengembangkan aplikasi nuklir di bidang yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Ini merupakan langkah nyata kolaborasi IAEA dengan Indonesia dalam rangka mencapai Sustainable Development Goals,” kata Malavasi. (Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*