Upaya PETRONAS Sejahterakan Masyarakat melalui Program CSI

58600
Upaya PETRONAS Sejahterakan Masyarakat melalui Program CSI
istimewa

indoPetroNews- Dalam upaya menjalankan program tanggung jawab sosial (TJS) yang merupakan kewajiban Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) minyak dan gas bumi (migas), Petronas mempunyai program yang dikenal dengan Corporate Social Investment (CSI).

Umumnya kegiatan TJS dilakukan dalam rangka mendapatkan social license (ijin sosial) bagi masyarakat sekitar tempat Kontraktor KKS beroperasi. Pada level tertentu, diupayakan bagaimana agar program tersebut tidak hanya untuk memperlancar kegiatan operasi, tetapi juga mampu membangun kemandirian bagi masyarakat sekitar. Dalam hal ini, program CSI PETRONAS berupaya mengembangkan masyarakat melalui tiga fokus bidang, yaitu Pendidikan, Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Lingkungan.

“Sesuai dengan filosofi program CSI PETRONAS, kami selalu berupaya untuk menginspirasi dan memberdayakan masyarakat di wilayah operasi, melalui kegiatan yang difokuskan kepada pendidikan, peningkatan kesejahteraan masyarakat serta
lingkungan yang dilakukan secara berkelanjutan,” kata Senior Manager Corporate Affairs & Administration PC Muriah Ltd. Andiono Setiawan.

Selain berkontribusi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi, PETRONAS juga berperan dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Indonesia melalui program beasiswa yang bernama PETRONAS Education Sponsorship Program (PESP). Implementasi program ini, dimulai sejak tahun 2001, sudah ada 76 siswa/siswi terbaik Indonesia yang terpilih dan diberikan beasiswa pendidikan penuh untuk melanjutkan pendidikan di Universiti Teknologi PETRONAS (UTP), Malaysia. Sampai saat ini total bantuan beasiswa ke UTP yang telah diberikan PETRONAS mencapai sekitar US$1,49 juta.

“PESP dan beberapa program lainnya yang telah kami implementasikan di Indonesia, diharapkan mampu menghasilkan bakat serta potensi untuk mendorong pertumbuhan dan perluasan industri migas di dalam maupun luar negeri,” kata Andiono.

Tidak hanya beasiswa, PETRONAS pun berkomitmen untuk mengembangkan tenaga kerja lokal guna mendukung kegiatan operasinya. Di mana jumlah tenaga lokal yang dipekerjakan mencapai 93 persen dari total seluruh pegawai, termasuk empat orang
dari lulusan program beasiswa PETRONAS. Selain itu, PETRONAS juga mengadakan kegiatan On-Job-Training kepada 20 tenaga operator produksi PETRONAS.

Selain beasiswa, investasi PETRONAS dalam implementasi program CSI di daerah operasinya seperti di wilayah Sampang, Gresik, Rembang dan Semarang, saat ini nilainya mencapai sekitar US$409 ribu. Jumlah tersebut telah dialokasikan pada program Renovasi Ringan Sekolah, Alat Bantu Pembelajaran Sekolah Dasar, Pelatihan Teknologi Informasi untuk Para Guru, serta Olimpiade Siswa Sekolah Dasar dan
Sekolah Menengah Pertama.

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, PETRONAS juga berkontribusi dalam program pelatihan dan pendampingan kewirausahaan. Selain itu PETRONAS juga berkontribusi dalam mengatasi krisis kelistrikan di Kepulauan Karimun Jawa. Sementara
dalam bidang kesehatan dan lingkungan, PETRONAS berkontribusi dalam Program Air Bersih dan Sanitasi serta Posyandu.

Sejak beroperasi di Indonesia tahun 2000, PETRONAS terus mengembangkan kemampuan pengelolaan hulu dan hilir untuk menambah nilai dari sumber daya migas
Indonesia sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan taraf kehidupan masyarakat. Menurut Andiono, kemitraan yang berkelanjutan antar PETRONAS dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), serta pemerintah setempat, perguruan tinggi dan pemangku kepentingan yang terkait juga dibutuhkan agar CSI dapat berjalan optimal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*