Kepala SKK Migas Minta agar Karyawannya Bekerja Lebih Cepat dan Efisien

75300
Kepala SKK Migas Minta agar Karyawannya Bekerja Lebih Cepat dan Efisien
istimewa

indoPetroNews- Fokus kerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) adalah mencari minyak untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran bangsa. Oleh karena pola kinerja SKK Migas harus lebih cepat dan efisien. Demikian diungkapkan oleh  Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi dalam sambutannya pada acara Townhall Meeting  SKK Migas pada Senin (18/9/2017) di Jakarta.

istimewa

“Dengan bekerja lebih cepat dan efisien, hasilnya juga akan lebih optimal,” kata Amien.

Dalam forum ini juga dibahas berbagai persoalan. Seperti masalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), prosedur internal, fasilitas kantor, pengawasan internal, capaian-capaian operasi,  perencanaan tahun 2018 dan lain sebagainya. Forum Townhall Meeting ini dihadiri oleh seluruh karyawan SKK Migas di seluruh Indonesia.

“Kita perlu juga mengevaluasi kinerja. Misalnya mengetahui titik-titik lemah kita dimana,” tandas Amien.  Untuk selanjutnya dapat diperbaiki dimasa mendatang.

Lebih jauh Amien mengutarakan dirinya terinspirasi dengan Cina saat negeri tersebut dilanda gempa bumi skala 9,5 richter. “Ada satu kalimat yang saya ingat dari pemerintah, tentara dan rakyat Cina. Tapi mereka bisa melangkah cepat membantu korban-korban gempa bumi. Kalimatnya; Jutaan  orang bisa melangkah bagus karena ada satu pemikiran. Jangan sampai keliru. Jutaan orang tapi dengan ribuan pemikiran maka nanti langkahnya semrawut,” ungkap Amien.

Ungkapan, lanjut Amien, dapat diimplementasikan di SKK Migas. “Ada 800 an orang di SKK Migas, tapi hanya ada pemikiran langkah untuk maju sehingga bisa harmonis,” ujar Amien.

Sedangkan Hudi, kadiv SDM SKK Migas memaparkan tentang peningkatan SDM, persoalan atau kewajiban medical check up bagi setiap karyawan dan penilaian kinerja indivisi dan beberapa divisi. “Bila karyawan tidak melakukan medical check up maka akan berpengaruh pada insentif karyawan,” tandas Hudi.

Dalam acara tersebut juga diselingi dengan survei atau jajak pendapat karyawan SKK Migas. Para karyawan diminta untuk masuk ke website www.menti.com  Setelah itu diminta untuk menjawab pertanyaan yang telah tersedia. Diantaranya adalah pertanyaan apakah Anda setuju bila karyawan SKK Migas yang tidak melakukan medical check up tidak akan diberi insentif. Jawabannya, terdapat 210 orang yang berpendapat setuju. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*