Menteri ESDM Targetkan 70 – 80 PPA EBT

45100
Menteri Jonan Anggap Cost Recovery Sangat Ketinggalan Zaman
Foto : Istimewa

indoPetroNews- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengungkapkan bahwa dalam sembilan bulan, 60 kontrak Power Purchase Agreement (PPA) atau Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) telah ditandatangani.

“Power Purchase Agreement (PPA) pembangkit Energi Baru Terbarukan tahun 2014 ditandatangani 15 kontrak, tahun 2015, 14 kontrak. Tahun 2016, 16 kontrak dan tahun 2017, sembilan bulan saya di Kementerian ESDM, sudah ditandatangani 60 kontrak dan saya yakin sampai akhir tahun minimal 70 kalau tidak 80 kontrak,” kata  Jonan dalam satu diskusi pada Jumat (15/9/2017) di Jakarta.

Untuk diketahui, hingga saat ini, pembangkit listrik yang telah terbangun dari EBT di luar Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), mencapai 3.510,85 Mega Watt (MW).

Pembangunan pembangkit EBT tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemenuhan target melistriki 99,99% wilayah Indonesia pada tahun 2019 mendatang.

3.510,85 MW pembangkit dari EBT tersebut terdiri dari 1.698,5 MW Pembangkit ListrikTenaga Panas Bumi, 1.799,9 MW pembangkit listrik bioenergi (naik 21 MW dari tahun sebelumnya, sementara tahun 2015 adalah sebesar 1.767 MW), serta pembangkit listrik tenaga surya dan pembangkit listrik tenaga mikro hidro sebesar 12,45 MW. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*