Benarkah Ada Makelar pada Pembelian LNG Singapore?

44200
Petronas Kirim Kargo LNG Pertama ke S-Oil Korsel
Foto : linkedin.com

indoPetroNews-  Keppel Offshore & Marine Limited (Keppel O & M) telah menandatangani Head of Agreement (HOA) dengan Paviliun Energy dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memasok peluang keperluan PLN di Indonesia Barat.

Seperti diketahui, penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dengan PM Lee di Singapura.

Rencana pengiriman LNG melalui terminal terapung dan darat dengan menggunakan kapal LNG kecil, untuk memasok pembangkit listrik PLN.

Akan tetapi, melalui salah satu Direkturnya, PLN berdalih bahwa HOA tersebut adalah bisnis deal untuk melakukan swap cargo LNG dari Singapur(Keppel-Pavilion) ke Sumatra Utara(PLN) dengan cargo LNG dari Bontang(PLN) ke Keppel-Pavilion yang katanya untuk menyuplai pelanggan Keppel-Pavilion di Timur/Phillipina.

Menurut Inas N. Zubir, Wakil Ketua Komisi VI DPR-RI dari Fraksi Partai Hanura, yang menjadi pertanyaan adalah, apakah PLN punya alokasi dari Bontang? Berapa volumenya?

“Informasi dari dalam Pertamina mengatakan bahwa alokasi PLN di Bontang sangat kecil.  Yang sangat menarik adalah Luhut mengatakan harga LNG dari Singapur tersebut USD. 3.8,- sedangkan Informasi dari salah satu direktur PLN diatas bahwa untuk swap harganya sama dengan Bontang,” kata Inas kepada sejumlah media, Kamis (14/9/2017) di Jakarta.

Bisa jadi, lanjut Inas, berikutnya akan ada tekanan kepada Pertamina untuk menjual uncomitted cargo LNG Bontang nya kepada PLN untuk kemudian dijual kembali kepada Keppel-Pavilion dan kemudian PLN membeli LNG dari Keppel-Pavilion. “Jadi swap tersebut adalah keniscayaan yang diatur oleh calo,” tegas Inas. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*