Menteri ESDM Minta Arah Subsidi Energi di APBN Turun

38400
RPBN 2019 Dipaparkan Menteri ESDM di Raker Komisi 7 DPR
Foto: liputan6.com

indoPetroNews- Saat ini tarif subsidi listrik terus ditekan dari tahun ke tahun untuk dialihkan untuk belanja yang lebih produktif. “Arah subsidi energi dalam APBN harus turun, untuk pembangunan yang lebih adil dan merata,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan kepada sejumlah media, Selasa (12/9/2017) di Jakarta. Tarif listrik bersubsidi hanya diberikan untuk golongan pelanggan tidak mampu.

Pada Juli 2017 pemerintah bersama DPR telah bersepakat untuk menambahkan pelanggan bersubsidi sebesar 2,44 juta pelanggan, sehingga jumlah pelanggan rumah tangga daya 900 VA dalam RAPBN-P 2017 yang layak mendapatkan subsidi adalah sebesar 6.54 juta pelanggan.

“Kita sudah data ulang. Ternyata angkanya menjadi 6,54 juta. Jadi ada tambahan 2,24 juta yang harus disubsidi. Sudah informasikan hasil survei ini ke TNP2K. Memang datanya harus diubah,” ungkap Jonan.

Terhadap temuan 2,44 juta pelanggan tersebut, pemerintah telah menugaskan PT PLN (Persero) untuk mengembalikan tarif pelanggan rumah tangga tersebut menjadi tarif rumah tangga subsidi 900 VA mulai 1 Juli 2017, dan mengembalikan kelebihan bayar (restitusi) pelanggan tersebut mulai bulan Januari 2017.

Data pelanggan yang mendapatkan restitusi itu diperoleh dari pemadanan data pelanggan 450 VA, sehingga dari pemadanan tersebut ditemukan 2,44 juta pelanggan 900 VA.

Sebagai catatan, hingga 31 Agustus 2017 sendiri, telah diterima total pengaduan sebanyak 108.778 pengaduan masuk. Dengan rincian 48.181 pengaduan telah diselesaikan PLN, sedangkan 60.591 sisanya masih verifikasi oleh TNP2K/Kemensos.

Kebijakan penyesuaian subsidi listrik untuk kategori rumah tangga daya 900 VA telah ditetapkan secara bertahap oleh pemerintah semenjak 1 Januari 2017. Kebijakan ini dibuat berdasarkan amanat Undang-Undang nomor 30 tahun 2007 tentang Energi dan Undang-Undang nomor 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, bahwa dana subsidi yang disediakan pemerintah hanya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tidak mampu. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*