ABB Dorong Revolusi Energi Hijau di Indonesia

318700
ABB Dorong Revolusi Energi Hijau di Indonesia
Foto : ABBgroup.com

ABB Dorong Revolusi Energi Hijau di Indonesia

ABB hadirkan serangkaian inovasi produk, sistem, perangkat lunak dan solusi servis pada pameran Electric, Power and Renewable Energy 2017 di Jakarta pada 6-9 September 2017. Dengan mengusung tema “Transformasi berbasis digital”, ABB hadirkan keunggulan teknologi dan terus berkomitmen
dalam membantu pelanggannya mendapatkan berbagai keunggulan untuk mendorong revolusi energi di Indonesia.

Dalam pemeran tersebut, ABB akan mendemonstrasikan konsep jaringan listrik digital, termasuk produk, sistem dan perangkat lunak yang mendorong transformasi digitalisasi jaringan listrik. ABB juga akan menampilkan ABB Ability™, sebuah solusi digital ABB yang mampu menghubungkan berbagai teknologi digital lintas industri – mulai dari perangkat sederhana sampai perangkat nirkabel yang lebih canggih hingga berbasis cloud – melalui berbagai perangkat, sistem, solusi, servis dan sebuah wadah yang membantu pelanggan untuk mendapatkan informasi yang lebih beragam, melakukan lebih banyak hal dan lebih baik, bersama-sama.

Selain itu, ABB juga memamerkan solusi terbaru untuk energi yang andal, berkesinambungan dan ramah lingkungan. Teknologi ini mencakup microgrid, sebuah solusi ideal untuk penyediaan listrik dengan biaya terjangkau dan berkualitas, dengan pemanfaatan energi terbarukan yang banyak tersedia di berbagai pulau di Indonesia. Selain microgrid, ABB juga akan memamerkan HVDC Light untuk arus searah tegangan tinggi yang membantu mengintegrasikan sumber energi terbarukan dari berbagai sumber terpencil.

Selain itu, ABB juga  menampilkan robot, motor dengan sensor cerdas (smart sensor) dan sistem integrasi di pabrik dan pembangkit listrik, serta berbagai tampilan interaktif lainnya, yang menunjukkan keunggulan teknologi digital lintas industri dalam memasuki era Revolusi Industri Ke-4.

Dalam bidang otomatisasi bangunan untuk tempat tinggal (home automation), ABB akan mendemonstrasikan berbagai solusi yang akan mengubah rumah menjadi bangunan cerdas dengan berbagai koneksi mutakhir untuk menghubungkan tirai, penerangan, pemanas, penyejuk udara, pintu dan perangkat lainnya. ABB juga akan memamerkan kontrol terpusat dan otomatisasi terintegrasi, yang akan membantu pelanggan fokus pada proses yang mengutamakan keamanan, keandalan, keamanan siber, dan privasi data.

“Saat ini kita sudah mulai memasuki era revolusi industri dan energi berikutnya, dengan digitalisasi yang membuka sebuah dunia baru dengan begitu banyak kesempatan besar. Produktivitas dan kualitas proses manufaktur di berbagai pabrik akan mulai berubah dengan bantuan robot, sistem kontrol dan solusi pemeliharaan yang dapat diprediksi sebelumnya. Begitu juga dengan infrastruktur dan jaringan listrik yang akan semakin kuat, cerdas dan ramah lingkungan.

ABB sebagai pemimpin teknologi terdepan akan terus mendukung Indonesia dalam mengembangkan dan mengintegrasikan teknologi tersebut ke berbagai infrastruktur di Indonesia, untuk membantu penyediaan listrik yang andal bagi masyarakat,” ujar Mike McNelis, Managing Director, ABB pada Jumat (8/9/2017) di Jakarta.

Indonesia merupakan negara dengan ekonomi terbesar ke-10 di dunia dengan lebih dari 260 juta penduduk. Pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat mendorong kebutuhan akan infrastruktur yang efisien dan modern, terlebih dengan adanya program penambahan kapasitas listrik 35GW di Indonesia yang ditargetkan rampung pada 2019. Dengan berbagai target ini, ABB dengan kapabilitas dan terobosannya di bidang teknologi akan terus mendukung dan memegang peran penting pada pertumbuhan serta kemajuan Indonesia.

ABB telah hadir di Indonesia sekitar 30 tahun yang lalu, namun sejarah keberadaannya sudah dimulai sejak 1920 ketika ABB memasok perlengkapan listrik di Bandung, Jawa Barat dan Tondano, Sulawesi Utara. Kini, ABB memiliki lebih dari 800 karyawan di Indonesia dan beroperasi di berbagai lokasi dengan fasilitas manufaktur untuk produk listrik tegangan rendah dan menengah di dekat Jakarta, dan pusat pengembangan perangkat lunak di Bali.

Sebagai catatan, ABB (ABBN: SIX Swiss Ex) adalah pelopor dalam teknologi produk elektrifikasi, robotic, otomatisasi industri dan jaringan listrik, yang juga berperan melayani mitra bisnis di sektor utiliti, industri, transportasi dan infrastruktur secara global. Berdedikasi untuk terus melanjutkan inovasi selama lebih dari 125 tahun, ABB kini mengukir masa depan digitalisasi industri dan mendorong Revolusi Industri IV dan Energi. ABB beroperasi di lebih dari 100 negara dengan sekitar 135.000 karyawan. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*