Keselamatan Kerja Harus Jadi Budaya dalam Usaha Migas

157700
Kontraktor Hulu Migas Wajib Manfaatkan Barang, Jasa & Teknologi Lokal
Foto : trainingyogyakarta.com

Keselamatan Kerja Harus Jadi Budaya dalam Usaha Migas

indoPetroNews- Masalah keselamatan kerja sejatinya menjadi hal utama dalam kegiatan usaha minyak dan gas bumi (migas).

“Keselamatan migas harus menjadi budaya bagi setiap perusahaan migas yang beroperasi di Indonesia,“ kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, kepada wartawan, Senin (5/9/2017) di Jakarta.

Menurut Arcandra, keselamatan menyangkut nyawa manusia. “Kita punya nyawa satu dan untuk itu ini kita pelihara, jangan sampai karena keteledoran kita dalam melihat safety, sehingga nyawa manusia jadi (hilang). Terjadi fatality dan ini kita tidak harapkan,” katanya.

Dia menegaskan, budaya keselamatan harus menjadi budaya setiap perusahaan, bukan terbatas pada budaya perilaku orang perorangan atau budaya sekelompok orang. Oleh karena itu, ia berharap keselamatan harus terus diingatkan ke pelbagai pihak dengan berbagai cara, termasuk juga Forum Komunikasi Keselamatan Migas yang tiap tahun diselenggarakan Ditjen Migas.

“Harapan saya adalah kita harus setiap tahun itu (diselenggarakan Forkom). Kita kan kadang kadang lupa. Sifat manusia itu lupa dan tiap tahun kita ingatkan bahwa keselamatan safety adalah menjadi behaviour kita, budaya kita,” tambahnya.

Terhadap perusahaan-perusahaan migas yang telah menjalankan budaya keselamatan, Wamen menilai layak untuk diberikan penghargaan.

Diketahui, dalam rangkaian acara Forum Keselamatan Migas Tahun 2017, yang diselenggarakan pada penghujung Agustus 2017, Wamen ESDM menganugerahkan penghargaan Keselamatan Migas “Patra Nirbhaya” Tahun 2017 kepada 11 perusahaan yang mewakili 75 perusahaan migas.

Perusahaan yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah PT Badak NGL, PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan, PT Pertamina (Persero) RU III Plaju, PT Petrochina International Jabung Ltd, PT Energasindo Heksa Karya, PT Pertamina EP Exploration and New Discovery Project, BOB PT Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu, PT Pertamina Gas, PT PGN (Persero) Tbk, Santos (Sampang) Pty Ltd dan Surya Eka Perkasa.

Tanda penghargaan Patra Nirbhaya adalah penghargaan yang diberikan kepada badan usaha atau bentuk usaha tetap kegiatan usaha hulu dan hilir migas karena telah memiliki catatan jam kerja aman (tanpa kehilangan jam kerja sebagai akibat kecelakaan kerja) dalam kurun waktu tertentu. (Sofyan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*