Sekitar 3 Juta bph Pengilangan Minyak AS Belum Beroperasi Paska Badai Harvey

Inventori Minyak AS Meningkat
Foto : inforexnews.com

Sekitar 3 Juta bph Pengilangan Minyak AS Belum Beroperasi Paska Badai Harvey

indoPetroNews- Sepekan paska terjadinya Badai Harvey yang menimpa pesisir Texas. Di Texas ini industri minyak dan gas bumi (Migas) Amerika Serikat (AS) berpusat, termasuk 45% kapasitas pengilangan nasional. Menurut Bureau of Safety and Environmental Enforcement, sekitar 5.5% produksi minyak bumi di Teluk Meksiko masih non aktif, atau setara dengan output 96,000 barel per hari (bph). Kendati demikian, tidak ada laporan kerusakan di platform tambang migas maupun pabrik pengilangan yang terendam banjir, meskipun sebuah pabrik kimia milik Arkema diketahui meledak pada Kamis (31/8/2017).

Menurut laporan OilPrice, sejumlah pabrik pengilangan di kawasan Corpus Christi telah kembali beroperasi, tetapi pengilangan-pengilangan besar di Houston dan Port Arthur/Lake Charles masih ditutup. Fasilitas migas milik Motiva -terbesar di Amerika Serikat- juga belum dibuka kembali, dan diperkirakan bisa tutup hingga dua pekan ke depan.

Secara keseluruhan, per Jumat (1/9/2017), sekitar 3 juta bph kapasitas pengilangan di kawasan AS masih offline. Hari Senin (4/9/2017) ini pun diperkirakan belum ada perubahan signifikan. Namun, operasional di sebagian besar lokasi diharapkan kembali lancar per Selasa (5/9/2017).

Sementara itu, para pejabat OPEC frustasi karena harga minyak bukannya naik tetapi justru turun. Ini berbeda dengan dampak badai-badai sebelumnya di AS, seperti badai Katrina atau Gustav, yang mendorong harga minyak bumi melonjak. Demikian Reuters mensinyalir pada Senin (4/9/2017). “Sepertinya tak ada event yang akan banyak menaikkan harga minyak,” kata salah satu delegasi OPEC. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*