Verifikasi Technical Penyebab Lamanya Lelang Pengadaan Barang/Jasa Migas

65900
Verifikasi Technical Penyebab Lamanya Lelang Pengadaan Barang/Jasa Migas
istimewa

Verifikasi Technical Penyebab Lamanya Lelang Pengadaan Barang/Jasa Migas

 

indoPetroNews– Proses lelang pengadaan barang dan jasa di industri hulu minyak dan gas bumi (Migas) banyak dikeluhkan oleh pihak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS), salah satunya adalah waktunya terlampau lama. Bagaimana respon pihak Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sebagai pengawas dan kepanjanga  tangan dari pemerintah?

Proses lelang di Kontraktor KKS menjadi lama karena faktor verifikasi technical. “Verifikasi technical seharusnya sudah dilakukan sebelum lelang dilaksanakan,” kata Kepala Divisi Pengadaan SKK Migas, Erwin Suryadi, Jumat (11/8/2017) di Jakarta. Dalam proses pelelangan itu harus dipastikan terlebih dahulu aspek komitmen finansial, komitmen technicalnya dan komitmen legalnya.

Semua hal tersebut, lanjut  Erwin, sudah harus disiapkan sebelum masuk fase pengadaan.

“Jangan ada lagi misalnya kejadian sudah lelang dan ditentukan pemenangnya, negosiasi lagi karena tidak bisa deal karena ada term atau eksepsion terhadap pasal-pasal hukum. Kita jelas enggak mau,” tegasnya.

Pihak SKK Migas, imbuh Erwin, harus menjaga  kesinambungan dan kesetaraan. Itulah fungsi SKK Migas.

Kesetaraan antara siapa? “Kesetaraan antara Kontraktor KKS sebagai calon pemberi kerja dengan calon penyedia jasa,” jawab Erwin. Karena calon penyedia jasa pun telah mengeluarkan biaya, misalnya dalam menyediakan dokumen dan lain sebagainya.

Dia juga mengajak rekan-rekan Kontraktor KKS untuk membangun kebersamaan. “Mereka kan selalu bilang, ‘mau cepat dalam proses pengadaan barang dan jasanya’. Karena itu pihak SKK Migas membatasi tata kelola waktu proses pengadaannya agar lebih cepat,” paparnya.

Menurut Erwin, dulu belum ada batasan. Hanya diserahkan pada posisi big plan. “Dan pelaksanaannya juga tidak jelas. Sekarang kita pastikan bahwa di dalam persetujuan kita, untuk jasa selambat-lambatnya 120 hari kerja. Sedangkan untuk barang, selambat-lambatnya 60 hari kerja. Itu harus selesai,” tandasnya.

Seperti diketahui, SKK Migas telah melakukan revisi terhadap PTK 007 Buku Kedua Revisi 04.

Poin-poin PTK 007 buku kedua revisi 04 tersebut mencakup, yaitu: Pertama, memperbaiki tata kelola waktu. Kedua, memperbaiki sistem penyusunan anggaran supaya pengadaannya lebih proven. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*