Harga Gas COPI ke PGN Menambah Pundi Kas Negara

129200
Apresiasi Kinerja Produksi Migas Lapangan JangkrikDana Subsidi Energi ke Program Produktif
Foto: liputan6.com

Harga Gas COPI  ke PGN Menambah Pundi Kas  Negara

indoPetroNews- Keputusan perubahan harga gas dari ConocoPhillips Indonesia (COPI), Grissik ke PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Wilayah Batam dari USD 2,6 per mmbtu menjadi USD 3,5 per mmbtu untuk volume 22,73 billion british thermal unit per day (BBTUD), yang ditetapkan melalui Surat Menteri ESDM Nomor 5882/12/MEM.M/2017 akhir Juli 2017 lalu berpotensi menambah penerimaan Negara sebesar USD 19,7 juta atau sekitar Rp 256 miliar.

“Penerimaan negara akan naik sekitar USD 19,7 juta hingga akhir kontrak 2019,” ungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan kepada wartawan, Kamis (24/8/2017) di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

Jonan menjelaskan, besaran tambahan bagian Negara dari kontrak kerjasama (GOI Take) dari Wilayah Kerja (WK) Corridor periode 1 Agustus 2017 hingga akhir kontrak 31 Desember 2019 ini mencapai sekitar USD 19.7 juta yang terdiri dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar USD 11,4 juta dan Pajak Penghasilan (Pph) USD 8,3 juta.

Menurut Jonan, keputusan tersebut diambil didasarkan pada unsur perhitungan yang berkeadilan, dengan prinsip harus ada pembagian yang adil antara operator di hulu dengan operator di midstream.

“Pada prinsipnya, gas itu harus ada pembagian yang fair antara operator di hulu dengan operator di midstream. Kalau misalnya harga gas di hulu itu kita tingkatkan, itu penerimaan negara naik. Naik sebanding yang ditingkatkan itu. Jadi ini bukan mengurangi (dari PGN) dikasihkan ke ConocoPhillips, bukan,” kata Jonan. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*