Migas Penggerak Ekonomi Bukan Sumber Pendapatan

41600
RPBN 2019 Dipaparkan Menteri ESDM di Raker Komisi 7 DPR
Foto: liputan6.com

Migas Penggerak Ekonomi Bukan Sumber Pendapatan

 

indoPetroNews- Sesuai dengan Undang-undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 33, sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memiliki tanggung jawab bahwa pengeloaan sumber daya alam dan komoditas energi yang menguasai hajat hidup orang banyak, wajib dikelola secara berkeadilan untuk kemakmuran rakyat.

“Salah satu upaya keadilan bagi sektor ESDM adalah mewujudkan harga BBM yang sama di seluruh Indonesia. Saat saya masih menjabat sebagai Menteri Perhubungan, melihat permasalahan di sektor migas adalah harga BBM yang sangat bervariasi. Seperti di daerah puncak gunung Papua, harga BBM mencapai Rp 125.000 per liter untuk jenis Premium. Waktu di penugasan sebelumnya di Kemenhub, dalam hampir 2 tahun keliling ke 34 provinsi, jadi hampir 300 kabupaten dan memang pada waktu itu harga BBM sangat bervariasi,” kata Menteri Jonan, Jumat (18/8/2017) di Jakarta.

Melihat kenyataan ini, ungkap Jonan, Presiden Joko Widodo mengamanatkan agar harga BBM di seluruh wilayah sama, demi mewujudkan keadilan sosial.

Jonan juga menyampaikan bahwa paradigma pengelolaan ESDM telah mengalami perubahan yang semula sumber pendapatan negara sekarang juga menjadi penggerak atau driver dari perekonomian negara. “DMO (domestik market obligation) untuk migas  dan batubara semakin lama akan semakin besar. Bahkan kalau penggunaan gas alam untuk kelistrikan bahkan sangat diatur. Seperti dari plant gate itu diatur. Harus ambil sebaiknya ambil dari wellhead gas yang mana dan harganya juga diatur sehingga listriknya terjangkau,” tutur Jonan.

Menteri ESDM juga meminta kepada para seluruh pegawai di lingkungan ESDM untuk bekerja dengan lebih efektif, mewujudkan efisiensi serta tetap optimis memandang masa depan dan tidak menunda-nunda pekerjaan.

“Saya mengingatkan kembali tentang nilai-nilai yang dicanangkan di Kementerian ESDM, yang akan menjadikan Kementerian ESDM sebagai institusi pemerintah yang profesional, bermartabat, terpercaya, dihormati dan disegani,” ujarnya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*