KPK Diminta Usut Menteri Jonan terkait Penaikan Harga Gas ConocoPhillips

327400
Menteri Jonan Teken Permen Pengusahaan  Hilir Migas
Foto: liputan6.com

indoPetroNews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk segera mengusut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. Pasalnya, Jonan telah menaikkan harga jual gas Lapangan Grissik, Blok Koridor yang dioperatori ConocoPhillips Indonesia Grissik Ltd (CPGL) di Sumatra Selatan untuk PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Sementara PGN dipaksa untuk tidak menaikkan harga, padahal perusahaan ini  membangun jaringan transmisi dan distribusi.

Kasus ini, menurut Direktur Eksekutif IRRES Marwan Batubara, harus diselidiki  KPK. “KPK harus mengusut. Jangan-jangan ada suap-menyuap. Kita tidak menuduh tapi ConocoPhillips bisa saja menyuap agar harga gas bisa naik,” tegas Marwan kepada sejumlah media, Jumat (18/8/2017) di Jakarta. Karena biasanya pembangunan satu lapangan (migas) itu sudah menghitung IRR (Internal Rate of Return/tingkat pengembalian investasi)  untuk jangka panjang. Misalnya hingga 20 tahun.

Artinya, lanjut Marwan, hal tersebut tidak berubah sekian lama kecuali ada hal yang signifikan ditengah jalan untuk membuat harga ditinjau ulang.

Justru saat ini, kata Marwan, harga gas dunia sedang turun. “Kok malah Menteri Jonan meng-entertainment orang asing,” katanya. Marwan tidak menampik bahwa penaikan harga gas bagi ConocoPhillips juga meningkatkan pendapatan negara tetapi pihak asing seperti mendapat durian runtuh.

Sementara PGN dipaksa untuk tidak menaikkan harga gas. “Lalu darimana ia dapat uang dan bagaimana bisa mengembangkan jaringan gas kalau tidak diberi kesempatan,” ujarnya. Justru yang dikasih kesempatan ConocoPhillips. “Jonan bekerja untuk siapa,” tanya Marwan, penuh keheranan.

Marwan tidak habis pikir bagaimana seorang Menteri ESDM menyambangi negara kontraktor migas. “Kita yang punya barang kok! Mereka yang seharusnya datang. Sudah mendatangi, juga memberikan kenaikan harga. Kita ingin KPK mengusut. Ada apa ini Jonan,” tandas Marwan.

Seperti diketahui, Menteri ESDM Ignasius Jonan menaikkan harga jual gas Lapangan Grissik, Blok Koridor yang dioperasikan Conocophillips Indonesia Grissik Ltd (CPGL) di Sumatera Selatan untuk PT PGN.

Adapun harga jual gas yang diteken Menteri Jonan dalam surat per tanggal 31 Juli 2017, dengan nomor 5882/12/MEM.M/2017 itu dinaikkan US$0,9 per MMBTU menjadi US$3,5 per MMBTU dari yang sebelumnya US$2,6 per MMBTU hingga berakhirnya kontrak Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara ConocoPhillips dan PGN pada 2019.

Diketahui pula Menteri Jonan, beberapa waktu lalu melakukan kunjungan dengan pimpinan ConocoPhillips di Amerika Serikat (AS). (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*