Target Lifting 2018 Diturunkan

307000
Target Lifting 2018 Diturunkan
Foto: siar.com

Target Lifting 2018 Diturunkan

 

indoPetroNews– Pemerintah akan menurunkan target lifting minyak dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018. Target yang sebelumnya dipatok 815.000 barel per hari (bph) akan dikurangi menjadi 800.000 bph.

Berbeda dengan minyak bumi, target lifting gas bumi akan dinaikkan menjadi 1,2 juta barel setara minyak per hari (bsmph) dari target sebelumnya tahun ini 1,15 juta bsmph.

“Wajar. Karena memang secara relatif cadangan gas Indonesia saat ini lebih besar dibandingkan minyak,” kata Direktur Eksekutif Reforminer Institiute, Komaidi Notonegoro, di Jakarta (18/10).

Untuk meningkatkan lifting minyak itu, salah satu kuncinya adalah eksplorasi. Namun, eksplorasi juga tidak mudah karena butuh perangkat regulasi dan kebijakan pemerintah yang berpihak pada iklim investasi.

Dia berpendapat, beberapa regulasi yang ada di Indonesia masih banyak dikeluhkan oleh kontraktor migas. Para investor ini menilai sebagian regulasi ini bukan memfasilitasi, melainkan menghambat.

“Salah satu yang dikeluhkan adalah peraturan menteri mengenai Gross Split,” katanya.

Sejak dikeluarkan pada awal 2017, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengklaim skema ini dapat meningkatkan efisiensi di hulu migas dengan cara peniadaan cost recovery yang selama ini dianggap sangat tinggi. Skema ini mendorong investor melakukan efisiensi dari awal kegiatan usahanya, karena biaya produksinya tidak lagi diganti oleh pemerintah. (Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*