Cegah Suap di Hulu Migas, SKK Migas Terapkan ISO 37001: 2016

138200
Cegah Suap di Hulu Migas, SKK Migas Terapkan ISO 37001: 2016
istimewa

Cegah Suap di Hulu Migas, SKK Migas Terapkan ISO 37001: 2016

 

indoPetroNews- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengadakan Awareness Training SNI ISO 3700:2016 terkait manajemen anti penyuapan atau Anti Bribery Management System yang diikuti Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS), vendor, dan asosiasi di sektor hulu migas. Ini menunjukkan komitmen SKK Migas dalam mencegah tindakan penyuapan di industru hulu migas.

“Di hulu migas hampir setiap proses dari pelaksanaan kegiatan hingga pengadaan barang dan jasa bisa terjadi korupsi. Salah satunya adalah penyuapa,” kata Wakil Kepala SKK Migas Sukandar saat membuka acara di City Plaza, Jakarta (16/8/17).

Menurut Sukandar, praktik penyuapan ini dapat menimbulkan kerugian pada kegiatan usaha hulu migas, seperti munculnya inefisiensi dari pengaturan spesifikasi barang untuk memenangkan vendor tertentu, yang pada akhirnya akan merugikan negara.

International Standardization Organization (ISO) 37001: 2016, sertifikasi Sistem Manajemen Anti Suap (SMAP) menjadi salah satu instrumen yang membantu suatu organisasi menerapkan, memelihara dan meningkatkan program kepatuhan anti-suap. Sertifikasi ini pertama kali diterbitkan pada 14 Oktober 2016 dan kemudian diadopsi oleh Badan Sertifikasi Nasional (BSN) menjadi SNI ISO 37001:2016.

Selain tindak penyuapan, penerapan sertifikasi ini adalah meningkatkan kepercayaan antara manajemen, investor, rekan bisnis, personil dan pemangku kepentingan. Selain itu tujuan lainnya adalah menghindari conflict interest, dan menciptakan kultur anti suap di industri migas.

Perihal peraturan dan standirasi anti penyuapan di suatu organisasi, ISO 37001 tidak mengatur secara spesifik. Dengan demikian setelah diadakan sosialisasi dan due diligent, SKK Migas mengarahkan agar setiap Kontraktor KKS dan vendor dapat membuat sistem  anti penyuapan dalam masing-masing organisasi yang sudah terintegrasi dengan ISO 37001.

“SKK Migas memiliki komitmen yang tinggi untuk menerapkan sertifikasi tersebut agar kedepannya para pelaku usaha hulu migas dapat turut menerapkannya. Agar tercipta industri hulu migas yang transparan dan efisien sehingga dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi negara,” kata Sukandar.

Dengan adanya efisiensi, lanjut Sukandar, dana untuk mengembangkan hulu migas dalam negeri bisa ditingkatkan. Baik untuk pengembangan teknologi, pengembangan kompetensi dan peningkatan modal (capital).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*