Pemerintah Bangun 185.991 Sambungan Jargas Rumah Tangga
Foto : kompas.com

PGN Bangun 5.000 Sambungan Jargas di Mojokerto

 

indoPetroNews- Jaringan gas bumi (jargas) untuk rumah tangga kembali diperluas Kementerian Sumber Daya dan Mineral (ESDM) yang bekerja sama dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Kali ini sebanyak 5.000 sambungan akan dipasang di Mojokerto, Jawa Timur dan diprediksi selesai pada akhir 2017.

“Hari ini proyek jargas untuk 5.000 rumah di Mojokerto telah dimulai. nantinya ibu-ibu sudah bisa menikmati masak pakai gas bumi yang hemat ini mulai akhir tahun,” kata Menteri ESDM Ignasius Jonan saat menghadiri groundbreaking proyek tersebut di Kelurahan Prajurit Kulon, Mojokerto (13/8).

Sebelumnya PGN memalui program yang sama telah membangun sambungan gas bumi untuk rumah tangga di Bandar Lampung sebanyak 10.321 sambungan.

“Tahun ini PGN ditugaskan membangun total 26.000 sambungan gas rumah tangga yang tersebar di Mojokerto, Bandar Lampung, DKI Jakarta dan Musi Banyuasin”, kata Jonan.

Disebutkan terdapat delapan wilayah yang jadi target program pembangunan, yakni wilayah Jabodetabek, Kabupaten Bogor, Kota Cirebon, Kota Surabaya, Kota Tarakan, Kabupaten Blora, Kota Semarang dan Kabupaten Sorong. Hal ini sudah diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 2461 K/12/MEM/2017.

Pada 2016 lalu, telah beroperasi jaringan gas bumi di Batam 4.000 sambungan, Tarakan 21.000 sambungan dan Surabaya sebanyak 24.000 sambungan.

“PGN akan terus mendukung program konversi energi dari bahan bakar minyak ke bahan bakar gas,” kata Direktur Utama PGN Jobi Trinanda Hasjim saat dijumpai di kesempatan yang sama.

Dia menjabarkan hingga kini PGN sudah membangun dan mengelola lebih dari 7.270 kilometer pipa gas bumi, atau setara 80 persen infrastruktur pipa gas bumi Indonesia.

Saat ini untuk wilayah Jawa Timur, PGN telah melayani 27.170 pelanggan rumah tangga, 209 pelanggan komersial, dan 475 pelanggan industri.

Secara nasional PGN telah memasok lebih dari 1.658 industri besar dan pembangkit listrik, lebih dari 1.930 pelanggan komersial dan 204.000 pelanggan rumah tangga yang tersebar di 19 kabupaten/kota di 12 provinsi di seluruh Indonesia. (Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*