Pertamina Tidak Mungkin Sendirian Garap Blok Natuna

352200
KESDM Keluarkan Permen Pemeriksaan Keselamatan Instalasi dan Peralatan Kegiatan Usaha Migas
Foto : migasreview.com

Pertamina Tidak Mungkin Sendirian Garap Blok Natuna

 

indoPetroNews- PT Pertamina (Persero) dikabarkan tengah mencari partner (mitra) baru untuk menggarap Blok East Natuna. Blok ini disebut-sebagai sumber gas terbesar Indonesia.

Menurut Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam,  terdapat sejumlah perusahaan yang berminat menjadi anggota konsorsium baru di Blok East Natuna.

“Masih dalam proses persiapan. Ada beberapa perusahaan yang mengindikasikan berminat untuk menjadi anggota konsorsium,” kata Alam kepada sejumlah media, Rabu (9/8/2017) di Jakarta.

Dia menyatakan bahwa Pertamina memerlukan mitra karena pengembangan Blok East Natuna membutuhkan biaya investasi yang besar dan teknologi tinggi. Pasalnya, perusahaan energi milik pemerintah tersebut tidak mungkin menggarap East Natuna sendirian. Apalagi biayanya cukup tinggi.

Sebagai catatan, cadangan gas Blok East Natuna yang mencapai 46 triliun kaki kubik (TCF) sudah berhasil ditemukan sejak 1973 alias 44 tahun lalu. Cadangan gas di East Natuna merupakan yang terbesar di Indonesia, jumlahnya mencapai 4 kali lipat Blok Masela.

East Natuna direncanakan mulai memproduksi gas hingga 1.000 MMSCFD pada 2027. Nilai proyeknya hingga memasuki tahap produksi saja diperkirakan sudah mencapai US$ 40 miliar alias Rp 520 triliun.

Kesulitan dalam pengembangan Blok East Natuna adalah kandungan CO2 yang mencapai 72% sehingga diperlukan teknologi khusus untuk memproduksi gasnya, biayanya pun pasti mahal.(Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*